MAKASSAR, TRISAKTINEWS.COM — Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bone (DPP KEPMI BONE), Andi Teguh Qoemaeni dan Kabid lingkungan hidup dan penanggulangan bencana Muh. Jefri usman, mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan Dewan Pengurus Komisariat (DPK) se-KEPMI BONE.
Langkah ini diambil merespons penurunan kualitas udara dan pekatnya kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan akibat maraknya insiden Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Kondisi lingkungan yang kurang baik dalam beberapa hari terakhir ini mulai mengancam kesehatan masyarakat, tidak terkecemenis para kader dan mahasiswa perantauan asal Kabupaten Bone yang aktif menjalankan roda organisasi.
“Kondisi udara akibat dampak asap Karhutla saat ini berada pada ambang batas yang kurang sehat di beberapa titik pelaksanaan kegiatan. Oleh karena itu, saya mengimbau dengan sangat kepada seluruh pengurus DPC maupun DPK yang sedang atau akan melaksanakan kegiatan organisasi untuk mewajibkan penggunaan masker bagi seluruh fungsionaris dan peserta,” tegas Andi Teguh dalam keterangan tertulisnya.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan para pimpinan di tingkat komisariat dan cabang untuk adaptif dalam mengevaluasi teknis pelaksanaan kegiatan di lapangan. Jika pekatnya kabut asap dirasa mulai mengganggu pernapasan atau penglihatan, disarankan agar aktivitas luar ruangan (outdoor) dialihkan ke dalam ruangan (indoor) atau ditunda sementara waktu demi keselamatan bersama.
“Organisasi harus tetap berjalan, namun kesehatan kader adalah hal mendasar. Jaga imunitas, perbanyak konsumsi air putih, dan selalu gunakan masker standar yang mampu menyaring partikel halus selama berada di luar rumah,” tambahnya.
Imbauan ini diharapkan segera diindahkan dan diterapkan secara disiplin oleh seluruh lapisan struktur KEPMI BONE sebagai wujud kepedulian kolektif terhadap kesehatan dan keselamatan bersama di tengah situasi darurat kabut asap.
Penulis : Iwan/Ril
Editor : Admin Redaksi








