Ketua DPRD Bone Angkat Bicara Polemik JPT Sekwan: Prosedur Sesuai, Minta Lelang Ulang karena Tak Ada Pilihan

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 20:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Polemik pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris DPRD Bone terus bergulir. Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, akhirnya angkat bicara untuk memberikan klarifikasi atas sikap dan langkah yang diambil terkait polemik tersebut.

Dalam pernyataannya, Andi Tenri menegaskan bahwa prosedur yang dijalankannya telah sesuai dengan tahapan dan mekanisme yang berlaku di lembaga legislatif.

“Terkait klarifikasi Kepala BKPSDM, saya menganggap prosedur itu sudah sesuai tahapan dan mekanisme yang berjalan di DPRD,” ujar Andi Tenri Walinonong, Kamis (24/7/2025).

Ia menjelaskan bahwa surat permintaan lelang ulang yang dikirimkan ke Bupati Bone merupakan hasil dari pertimbangan fraksi dan rapat pimpinan DPRD. Menurutnya, dalam rapat pimpinan tersebut tidak terjadi kemufakatan, bahkan terdapat perbedaan pendapat antar unsur pimpinan.

“Proses surat itu saya layangkan berdasarkan hasil pertimbangan fraksi dan rapat pimpinan, karena saya menganggap pada saat rapat pimpinan ada perbedaan pendapat dan tidak adanya kemufakatan,” lanjutnya.

Ketua DPRD Bone itu juga mengungkap bahwa dirinya bersama Komisi I DPRD Bone telah melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait situasi ini. Hasil konsultasi tersebut, kata dia, memperkuat langkahnya dalam meminta agar proses lelang jabatan diulang.

“Karena hal itulah, saya bersama Komisi I berkonsultasi ke BKN. Hasil dari konsultasi membenarkan langkah saya selaku Ketua DPRD meminta lelang ulang karena sudah tidak ada pilihan. Dari tiga nama yang diajukan ke DPRD, dua di antaranya sudah disiapkan di posisi strategis dan telah dilantik. Jadi tersisa satu, berarti tidak ada pilihan,” jelasnya.

Baca Juga :  Edy Saputra Syam, ASN Termuda Bone Yang Kini Nahkodai BKPSDM

Terkait surat yang ia layangkan ke Bupati Bone, Andi Tenri mengakui bahwa tidak semua poin dituangkan secara tertulis. Oleh karena itu, saat konsultasi ke BKN, ia turut meminta agar pihak BKPSDM Kabupaten Bone hadir secara langsung.

“Terkait surat saya yang ke bupati, saya memang tidak menuangkan semuanya dalam surat. Oleh karena itu, pada saat konsultasi itu juga saya minta untuk dihadiri pihak BKPSDM sendiri,” tegasnya.

Sebagai penutup, Andi Tenri Walinonong juga menyarankan agar Kepala BKPSDM Bone menyampaikan klarifikasi berdasarkan hasil konsultasi resmi, bukan berdasarkan asumsi atau keterangan pihak lain.

“Saya juga menyarankan kepada Kepala BKPSDM, sebelum menyampaikan klarifikasinya, baiknya mengetahui hasil konsultasi dengan BKN, karena pada saat itu beliau tidak hadir dan hanya diwakili,” tutup Ketua DPRD Bone.

Sebelumnya telah diberitakan bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia secara resmi memberikan restu atas hasil lelang jabatan eselon II yang dimenangkan oleh Hj. Faidah, meskipun prosesnya belum sepenuhnya mengantongi rekomendasi dari Ketua DPRD Bone.

Baca Juga :  Tingkatkan Mutu Produk, Dinas Perikanan Sinjai Gelar Pelatihan GMP dan SSOP bagi Pelaku UPI

Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam, S.STP., M.Si., usai melakukan kunjungan dan konsultasi ke Kantor BKN RI di Jakarta, Kamis (24/7/2025).

“Hasil konsultasi dengan BKN RI hari ini memberikan restu untuk pelantikan Sekretaris DPRD Bone Hj. Faidah sebagai hasil lelang jabatan,” ujar Edy.

Meski demikian, proses pelantikan belum dapat dilakukan dalam waktu dekat karena masih menunggu izin resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kita tunggu izin pelantikan dari Kemendagri, Insha Allah akan diagendakan pekan depan,” tambah Edy.

Sebelumnya, pelantikan Hj. Faidah sempat tertunda akibat belum adanya rekomendasi dari Ketua DPRD Bone, meskipun telah mendapat persetujuan dari seluruh Wakil Ketua DPRD dan fraksi-fraksi. Situasi tersebut sempat memicu polemik soal mekanisme kolektif kolegial dalam pengambilan keputusan lembaga legislatif.

Dengan adanya restu dari BKN, proses pelantikan kini tinggal menanti lampu hijau dari Kemendagri, sebagai bentuk akhir persetujuan administratif sebelum pengambilan sumpah jabatan dilakukan.

Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa proses lelang jabatan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bone telah sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku secara nasional. (*/iwantrn)

Berita Terkait

Haul ke-312 Lapatau Matanna Tikka, Wabup Bone Ajak Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Leluhur
Bone Bakal Kebanjiran Proyek Besar, BupAAS Ungkap Sektor yang Siapkan Banyak Lapangan Kerja
Resmi Dilantik, Muhammad Hasbi Siddiq Diminta Langsung “Gaspol” Bangun Desa Lembang Lohe
Gebrakan Baru Pemkab Bulukumba, Data Tanah dan Pajak Kini Terintegrasi Digital
Pemda Bone Ukir Prestasi Nasional, Raih Penghargaan TPID Berkinerja Terbaik se-Indonesia
12 Atlet Judo Bone Terbang ke Jawa Timur, Bupati Andi Asman Titip Pesan Penting
Jemput Bola ke Senayan! Wabup Bone Temui Sejumlah Anggota DPR RI, Ada Apa?
Semua Layanan Ada di Satu Tempat, Jambore Pelayanan Publik Bulukumba Diserbu Warga

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 22:41 WITA

Haul ke-312 Lapatau Matanna Tikka, Wabup Bone Ajak Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Leluhur

Jumat, 25 September 2026 - 22:27 WITA

Bone Bakal Kebanjiran Proyek Besar, BupAAS Ungkap Sektor yang Siapkan Banyak Lapangan Kerja

Kamis, 24 September 2026 - 20:19 WITA

Resmi Dilantik, Muhammad Hasbi Siddiq Diminta Langsung “Gaspol” Bangun Desa Lembang Lohe

Kamis, 24 September 2026 - 20:09 WITA

Gebrakan Baru Pemkab Bulukumba, Data Tanah dan Pajak Kini Terintegrasi Digital

Kamis, 24 September 2026 - 20:00 WITA

Pemda Bone Ukir Prestasi Nasional, Raih Penghargaan TPID Berkinerja Terbaik se-Indonesia

Berita Terbaru