Tim KLH dan Wartawan Dikeroyok Usai Sidak di Pabrik Smelter PT GRS Serang

- Jurnalis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 12:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG, TRISAKTINEWS.COM —Segerombolan orang tak dikenal mengeroyok tim Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan wartawan setelah mengikuti inspeksi mendadak terkait dengan tindak lanjut sanksi terhadap PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) oleh Menteri LH/Kepala BPLH di Cikande, Serang, Banten, Kamis, 21 Agustus 2025.

Peristiwa terjadi di lokasi pabrik perusahaan, tepatnya di Jl. Raya Cikande-Rangkasbitung Km 13,5, Kelurahan Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang. Wartawan yang hadir mengaku diundang langsung oleh pihak KLH untuk meliput sidak terkait dugaan pencemaran lingkungan.

Petugas Humas Kementerian Lingkungan Hidup, Anton Rumandi, saat dihubungi menyatakan pengeroyokan terjadi ketika rombongan Menteri Lingkungan Hidup dan sejumlah wartawan keluar dari perusahan tersebut. “Kebetulan saya paling belakang keluar gerbang. Tiba-tiba saya ditarik, kemudian dibogem hingga saya jatuh tersungkur. Kawan media Rifky terkena puluhan juga karena membantu melerai saat saya dikeroyok,” kata Anton.

Baca Juga :  Bupati Bone Sidak Diskop UMKM, Tegaskan ASN Harus Turun ke Lapangan dan Kawal Langsung Koperasi Merah Putih di Desa

Anton dan rombongan KLH beserta wartawan yang menjadi korban pengeroyokan sedang berada dalam perjalanan menuju Kepolisian Sektor Jawilan Serang. Peristiwa ini juga menjadi perhatian Polres Serang. “Kami segera visum. Yang saya rasakan ada luka lebam di hidung dan pelipis. Kalau Rifky dari media Tribun masih syok,” ucap Anton.

Anton mengatakan saat ini belum mengetahui pasti siapa saja yang menjadi korban pengeroyokan di PT Genesis Regeneration Smelting itu. Saat peristiwa terjadi, sejumlah media yang turut meliput ada yang sudah berada di kendaraan untuk bersiap pulang, dan ada yang masih di luar. “Ada yang berlarian. Saya belum mengetahui kondisi kawan-kawan. Selain saya, ada staf Kementerian yang menjadi korban,” tuturnya.

Baca Juga :  Pastikan Pembangunan Sesuai Standar, Bupati Bone Sidak Proyek Drainase di Desa Mallinrung

Anton belum mengetahui motif pengeroyokan yang ia alami. “Saya tidak tahu mereka akan menyerang. Saya sedang berjalan sambil berkoordinasi dengan teman untuk kepulangan ke Jakarta setelah acara selesai,” ujar Anton.

PT GRS merupakan pabrik peleburan timbal di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, yang telah disegel lantaran tidak punya AMDAL, tapi beroperasi kembali. (Redho)

Berita Terkait

Pastikan Kualitas Infrastruktur, Bupati Bone Pantau Proyek Jalan dan Irigasi
Bupati dan Wabup Bone Ajak Warga Manfaatkan Car Free Day untuk Hidup Sehat
YALPK GROUP Salurkan Ratusan Paket Kebutuhan Pokok untuk Korban Erupsi Semeru di Supit Urang
Enam Anggota Dewan Absen, Arri Pratama: Jangan Jadikan Rakyat Sekadar Objek Politik
Nurani Rakyat Ditengah Bencana
Kemenkes dan LDII Surabaya Kolaborasi Cegah Kanker Serviks dengan Fasilitasi Pemeriksaan HPV DNA
Wartawan Media Online Diduga Dianiaya dan Disekap 13 Jam di Semarang, Kebebasan Pers Terancam
PWOIN Semarang Kecam Dugaan Kekerasan dan Penyekapan Wartawan, Desak Polisi Bertindak Tegas

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 13:44 WITA

Pastikan Kualitas Infrastruktur, Bupati Bone Pantau Proyek Jalan dan Irigasi

Senin, 15 Desember 2025 - 13:42 WITA

Bupati dan Wabup Bone Ajak Warga Manfaatkan Car Free Day untuk Hidup Sehat

Senin, 15 Desember 2025 - 13:30 WITA

YALPK GROUP Salurkan Ratusan Paket Kebutuhan Pokok untuk Korban Erupsi Semeru di Supit Urang

Senin, 15 Desember 2025 - 13:27 WITA

Enam Anggota Dewan Absen, Arri Pratama: Jangan Jadikan Rakyat Sekadar Objek Politik

Senin, 15 Desember 2025 - 13:23 WITA

Nurani Rakyat Ditengah Bencana

Berita Terbaru

Daerah

Nurani Rakyat Ditengah Bencana

Senin, 15 Des 2025 - 13:23 WITA