Sulawesi Selatan Siap Jadi Magnet Investasi 2025, Waketum Kadin Sulsel Ungkap Sektor Unggulannya

- Jurnalis

Selasa, 25 Maret 2025 - 15:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TRISAKTINEWS.COM – Sulawesi Selatan (Sulsel) semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi investasi strategis di Indonesia Timur. Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi berkisar 4,8% hingga 5,6% pada 2025, berbagai sektor unggulan diprediksi menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi di wilayah ini.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulsel, Syafruddin Mualla, menyebut bahwa tren investasi di Sulsel terus mengalami peningkatan signifikan, terutama di sektor pertambangan, properti, perdagangan, infrastruktur digital, dan industri hilir.

“Sulsel memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia Timur. Dengan dukungan kebijakan pemerintah dan keterlibatan aktif dunia usaha, kami optimistis target investasi tahun ini dapat tercapai,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lima Sektor Potensial di Sulsel

  1. Pertambangan
    Sektor pertambangan tetap menjadi kontributor utama investasi, dengan realisasi mencapai Rp4,02 triliun pada 2024. Namun, tantangan seperti dampak lingkungan dan penerimaan masyarakat lokal perlu mendapat perhatian serius.
    “Kami mendorong penerapan praktik pertambangan berkelanjutan serta keterlibatan komunitas lokal dalam perencanaan proyek,” kata Syafruddin.
  2. Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran
    Dengan investasi mencapai Rp8,41 triliun pada 2024, sektor properti menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Penyediaan lahan strategis dan infrastruktur pendukung menjadi tantangan utama.
    “Kami mendorong sinergi antara pemerintah dan swasta dalam pembangunan kawasan industri dan perumahan yang berkelanjutan,” tambahnya.
  3. Perdagangan
    Sektor perdagangan terus berkembang seiring meningkatnya daya beli masyarakat. Namun, persaingan dengan daerah lain serta ketersediaan produk lokal yang kompetitif menjadi tantangan tersendiri.
    “Pelaku usaha perlu didorong untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan distribusi,” kata Syafruddin.
  4. Infrastruktur Digital
    Pemerintah Sulsel menargetkan pembangunan infrastruktur internet di 2.028 desa melalui Program Desa Digital.
    “Investasi di sektor ini sangat penting untuk mendorong literasi digital dan pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi,” ujarnya.
  5. Industri Hilir
    Hilirisasi menjadi fokus utama pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal. Namun, keterbatasan teknologi dan tenaga kerja terampil masih menjadi kendala.
    “Kita perlu mendorong investasi di fasilitas pengolahan serta menyelenggarakan pelatihan tenaga kerja agar industri hilir bisa berkembang pesat,” jelasnya.
Baca Juga :  Suara dari Sungai Moleono: Guru Pedalaman Minta Keadilan Tunjangan Daerah Terpencil

Meningkatkan Daya Tarik Investasi

Untuk menarik lebih banyak investor, Kadin Sulsel menekankan pentingnya insentif fiskal, kemudahan perizinan, serta kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah.

Baca Juga :  Pemkab Sinjai Tegaskan Dukungan Pendidikan Pesantren, Hadiri Pembagian Ijazah Sanad di Darul Istiqamah

“Kami optimistis, dengan strategi yang tepat, Sulsel akan semakin diperhitungkan sebagai pusat investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Syafruddin Mualla.

Berita Terkait

Perkuat Jejaring Akademik, IAI Rawa Aopa Jajaki Kerja Sama dengan FISIP Unibos
39 Peserta Siap Berlaga, Wabup Bone Resmi Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel
Isi Akhir Pekan, SCC Brimob Sulsel Gelar Gowes Kamtibmas Lintas Tiga Kabupaten
Bone Fun Run 2026 Gagal Digelar, Kepala BKPSDM Bone Protes Namanya Dicatut
Dua Desa di Bone Masuk Nominasi Kampung Nelayan Merah Putih, Berpeluang Dapat Anggaran Hingga Rp24 Miliar
Kapolda Sulsel Pimpin Apel Pemberangkatan Operasi Amole 2026, Puluhan Personel Brimob Siap Tugas ke Papua Tengah
Wabup Bone Hadiri Paripurna HUT Wajo ke-627, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan Antar Daerah
Wabup Bone Pimpin HLM TP2DD, Bahas Evaluasi dan Proyeksi Peningkatan PAD

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 16:39 WITA

Perkuat Jejaring Akademik, IAI Rawa Aopa Jajaki Kerja Sama dengan FISIP Unibos

Sabtu, 11 April 2026 - 16:32 WITA

39 Peserta Siap Berlaga, Wabup Bone Resmi Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel

Sabtu, 11 April 2026 - 16:03 WITA

Isi Akhir Pekan, SCC Brimob Sulsel Gelar Gowes Kamtibmas Lintas Tiga Kabupaten

Sabtu, 11 April 2026 - 15:59 WITA

Bone Fun Run 2026 Gagal Digelar, Kepala BKPSDM Bone Protes Namanya Dicatut

Jumat, 10 April 2026 - 13:38 WITA

Dua Desa di Bone Masuk Nominasi Kampung Nelayan Merah Putih, Berpeluang Dapat Anggaran Hingga Rp24 Miliar

Berita Terbaru