Soroti Komisi C DPRD Palopo, Mantan Ketua IPMIL Raya YPUP: Jangan Tebang Pilih!

- Jurnalis

Sabtu, 22 Maret 2025 - 01:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALOPO, TRISAKTINEWS.COM – Mantan Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) Raya YPUP, Nuryadin, yang juga dikenal sebagai pemuda kritis Kota Palopo, mempertanyakan sikap Komisi C DPRD Kota Palopo terkait usaha yang tidak memiliki izin, seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan izin operasional.

Ia menyoroti keheningan Komisi C dalam kasus usaha yang saat ini tengah menjadi perbincangan, termasuk Mie Gacoan, The Icon, dan Cafe Nuiz.

“Kami mempertanyakan integritas Komisi C DPRD Kota Palopo yang tiba-tiba diam ketika menyuarakan permasalahan ini ke pemerintah daerah. Seharusnya mereka tetap melanjutkan penyampaian masalah ini sebagai representasi masyarakat, bukan malah terkesan menghindar dengan alasan yang tidak masuk akal,” tegas Nuryadin.

Sebelumnya, Komisi C DPRD Palopo memang pernah menyuarakan ketegasan terhadap pengusaha yang tidak taat aturan. Namun, kini permasalahan tersebut seolah tak lagi mendapat perhatian. Menurut Nuryadin, hal ini mengindikasikan adanya tindakan tebang pilih dalam kebijakan terhadap investor di Kota Palopo.

“Bayangkan saja, pemerintah dan DPRD diam melihat usaha restoran dan kafe besar yang tidak memiliki PBG dan izin operasional. Sementara itu, ketika ada investor seperti mini market Indomaret yang tidak mengantongi izin, mereka langsung bertindak tegas dengan penutupan,” tambahnya.

Baca Juga :  Legislator Sulsel H. Andi Syafiuddin Patahuddin Kecam Aksi Brutal di Kampus Makassar: Mahasiswa Luwu Raya Diminta Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi

Nuryadin pun mempertanyakan apakah Komisi C DPRD Palopo benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik atau ada faktor lain yang menyebabkan sikap diam mereka.

“Kami butuh kejelasan agar Kota Palopo menjadi lebih baik. Kota ini bukan tempat di mana aturan bisa diabaikan begitu saja. Jangan sampai ada kebijakan yang tebang pilih,” tutupnya. (*/ril/Ksr)

Berita Terkait

Komunitas Perempuan Sidoarjo Bagi Ribuan Takjil, Serukan Perdamaian Dua Pimpinan Daerah
Andi Akmal Pasluddin Sambut Bahsanuddin, Bone–Tanah Bumbu Jajaki Kerja Sama Pertanian dan Investasi
Sidak Nurul Azizah Ungkap Dugaan Ketidaksesuaian Proyek BKKD Desa Ngampal, Inspektorat Bongkar Konstruksi Jalan
Polres Bulukumba Gelar Buka Puasa Bersama Anak Panti, Restu Wijayanto Serahkan Santunan
“Dari Luka Menjadi Pembawa Cahaya”, Wabup Bone Apresiasi Kepedulian untuk Anak Yatim
Isu Pungli Seret Oknum PPA di Jatim, Penanganan Anak di Bawah Umur Dipertanyakan
Bentuk Penghargaan Jelang Purna Bakti, Dua Personel Polres Bulukumba Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian
Gandeng BSI, Pemkab Bone Dorong Literasi Keuangan Syariah Melalui Program Bone Berhaji

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:36 WITA

Komunitas Perempuan Sidoarjo Bagi Ribuan Takjil, Serukan Perdamaian Dua Pimpinan Daerah

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:53 WITA

Andi Akmal Pasluddin Sambut Bahsanuddin, Bone–Tanah Bumbu Jajaki Kerja Sama Pertanian dan Investasi

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:50 WITA

Sidak Nurul Azizah Ungkap Dugaan Ketidaksesuaian Proyek BKKD Desa Ngampal, Inspektorat Bongkar Konstruksi Jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:18 WITA

Polres Bulukumba Gelar Buka Puasa Bersama Anak Panti, Restu Wijayanto Serahkan Santunan

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:34 WITA

“Dari Luka Menjadi Pembawa Cahaya”, Wabup Bone Apresiasi Kepedulian untuk Anak Yatim

Berita Terbaru