Proyek Drainase di Luwu Utara Rugikan Negara Rp1 Miliar, Tiga Tersangka Korupsi Resmi Ditahan Kejaksaan

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 19:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU UTARA, TRISAKTINEWS.COM — Kejaksaan Negeri Luwu Utara resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan saluran pembawa air kotor (drainase) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara Tahun Anggaran 2023.

Ketiga tersangka masing-masing berinisial AW, US, dan H. AW diketahui sebagai Direktur Cabang CV. Sinar Dunia Pasifik, pelaksana proyek drainase tersebut. Sementara US dan H menjabat sebagai konsultan pengawas.

Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Utara, Rudhy Parhusip menjelaskan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah dilakukan penyidikan intensif yang melibatkan pemeriksaan terhadap 25 orang saksi dan 1 orang ahli.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hasilnya, tim penyidik telah menemukan dua alat bukti yang cukup, sebagaimana diatur dalam Pasal 184 ayat (1) KUHAP,” ucapnya pada Selasa (15/07/2025).

Baca Juga :  Aksi Heroik Ojol dan Warga Gresik Bantu Polisi Evakuasi Korban Laka Lantas

Rudhy Parhusip menambahkan bahwa dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya pengurangan kualitas beton dan ketidaksesuaian antara pelaksanaan proyek dengan perencanaan awal. Selain itu, kedua konsultan pengawas (US dan H) dinilai lalai karena menyatakan proyek selesai dan 100% sesuai, padahal banyak bagian tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

“Akibat perbuatan tersebut, proyek yang dibiayai dari APBD Tahun 2023 itu diperkirakan menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 1.017.730.200,82 (satu miliar tujuh belas juta tujuh ratus tiga puluh ribu dua ratus rupiah delapan puluh dua sen),” jelasnya.

Ketiganya disangkakan; Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 ayat (1) huruf b UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dan Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf b UU yang sama jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga :  HUT Ke 80 Korps Brimob Polri, Dansat Brimob Polda Sulsel Undang Lebih 1000 Anak Yatim Piatu

Ancaman hukuman bagi para tersangka berupa pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama dua puluh tahun serta denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

“Untuk kepentingan penyidikan dan menghindari risiko penghilangan barang bukti, ketiga tersangka saat ini telah ditahan di Rumah Tahanan Kelas II B Masamba selama 20 hari ke depan, berdasarkan surat perintah penahanan tertanggal 14 Juli 2025,” papar Kajari Luwu Utara.

“Kejaksaan Negeri Luwu Utara menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara ini secara profesional dan transparan dalam rangka menegakkan hukum serta menyelamatkan keuangan negara,” tandasnya. (*/kaisar)

Berita Terkait

Peringati HJB ke-696, Wabup Bone Ziarahi Makam Raja-Raja di Sidrap, Pinrang, dan Pangkep
Advokat Rikha Permatasari Kritik Polres Mojokerto, Soroti Dugaan Kriminalisasi Wartawan Amir
Ribuan Alumni SMAN 9 Bone Hadiri Reuni Akbar, Pererat Silaturahmi dan Kenangan
Hakim Diduga Tertidur Saat Persidangan, AMI Soroti Integritas Peradilan
IKA Unhas Bersama AAS Foundation Salurkan 587 Paket Bantuan di Ponre dan Tonra
IKA Unhas Gelar Bakti Sosial di Bone, Salurkan 812 Paket Sembako untuk Marbot dan Warga
DPRD Luwu Utara Buka Puasa Bersama dan Berbagi Santunan Ke Anak Yatim.
Kuis Ramadan SPANSA Telkomsel, Cara Kreatif SMPN 1 Watampone Menguji Pemahaman Amaliah Ramadan

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:52 WITA

Peringati HJB ke-696, Wabup Bone Ziarahi Makam Raja-Raja di Sidrap, Pinrang, dan Pangkep

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:49 WITA

Advokat Rikha Permatasari Kritik Polres Mojokerto, Soroti Dugaan Kriminalisasi Wartawan Amir

Senin, 23 Maret 2026 - 20:01 WITA

Ribuan Alumni SMAN 9 Bone Hadiri Reuni Akbar, Pererat Silaturahmi dan Kenangan

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:48 WITA

Hakim Diduga Tertidur Saat Persidangan, AMI Soroti Integritas Peradilan

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:44 WITA

IKA Unhas Bersama AAS Foundation Salurkan 587 Paket Bantuan di Ponre dan Tonra

Berita Terbaru