JAKARTA, TRISAKTINEWS.COM – Pengurus Besar Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa dan Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (PB IKAMI Sulsel) menggelar Rapat Pleno II yang dirangkaikan dengan Diskusi Publik bertajuk “Optimalisasi Brigade Pangan sebagai Solusi Ketahanan Pangan dan Peluang Ekonomi bagi Pemuda” di Auditorium Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian RI, Jakarta, Sabtu (9/8/2025).
Acara tersebut menghadirkan berbagai tokoh nasional dan alumni IKAMI Sulsel, di antaranya Dewan Pembina IKAMI Sulsel sekaligus Ketua Umum Partai Berkarya, Moch. Ridwan Andreas; dua mantan Ketua Umum PB IKAMI Sulsel, Saharuddin Didu dan Muh. Zulfikar Wisnu; serta pengurus cabang se-Jabodetabek dan koordinator wilayah dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam sesi diskusi publik, tiga narasumber lintas sektor turut memberikan gagasan.
- Arif Mandu, Kepala Pimpinan Wilayah Bulog Sumatera Utara 2021–2023, menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, terutama dengan pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian, dalam penyiapan lahan dan model kerja demi mewujudkan swasembada pangan.
- Bustanul Arifin Caya, Kepala Pusat Penyuluh Pertanian BPPSDMP Kementerian Pertanian, menyebut Brigade Pangan sebagai model bisnis relevan bagi pemuda desa. Menurutnya, pemuda dapat sukses di kampung halaman jika dibekali teknologi, pelatihan, dan modal.
- Ismail Suardi Wekke, Rektor STAI Rawa AOPA Konawe Selatan, mengajak generasi muda meneladani praktik pertanian terbaik dari Jepang dengan tetap menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman.
Ketua Umum PB IKAMI Sulsel, Andi In’amul Hasan, menegaskan bahwa Brigade Pangan merupakan pintu masuk bagi generasi muda untuk membangun ekonomi desa sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional.
“IKAMI Sulsel siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan pemuda, khususnya di Sulawesi Selatan, untuk terjun ke sektor ini,” ujarnya.
Selain diskusi publik, Rapat Pleno II juga membahas evaluasi kinerja kepengurusan, penetapan status cabang dan koordinator wilayah, serta tindak lanjut hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas). Andi In’amul Hasan menekankan bahwa pleno ini menjadi momentum konsolidasi organisasi agar setiap program hasil Rapimnas dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata di daerah.
“IKAMI Sulsel akan terus menjadi ruang kaderisasi sekaligus mitra strategis pemerintah dalam isu-isu pendidikan, ekonomi, dan sosial kemasyarakatan,” tegasnya.
Acara ditutup dengan pesan moderator bahwa pemberdayaan pemuda melalui Brigade Pangan, optimalisasi lahan berbasis teknologi, dan kolaborasi lintas sektor harus segera diwujudkan.
“Diskusi ini berakhir, tetapi aksi dan perubahan harus dimulai hari ini,” pungkasnya. (*/red)










