BONE, TRISAKTINEWS.COM — Selama tujuh hari, 9 hingga 15 Februari 2026, suasana UPT SMP Negeri 3 Watampone tampak berbeda. Di ruang-ruang kelas dan lapangan sekolah itu, sebanyak 41 kepala sekolah dan guru mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) Golongan Penggalang.
Kegiatan ini digelar oleh Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Bone bekerja sama dengan Kwartir Ranting Tanete Riattang Timur dan Pusdiklatcab Bone. Selama 70 jam pelatihan, para peserta terdiri atas 18 perempuan dan 23 laki-laki dari sejumlah kecamatan se-Kabupaten Bone ditempa untuk memperkuat kapasitas mereka sebagai pembina di gugus depan (Gudep).
Mengusung tema “Ikhlas Bhakti Bina Bangsa Berbudi Bawa Laksana”, kursus ini bukan sekadar agenda rutin organisasi. Di balik seragam cokelat yang dikenakan, tersimpan komitmen untuk membina generasi muda yang berkarakter dan berjiwa kebangsaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Panitia, Andi Sugiana, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membekali para pembina dengan pengetahuan dan keterampilan kepramukaan yang lebih mendalam.
“Kursus ini memberikan bekal kepada pembina di gugus depan atau sekolah. Ilmu yang diperoleh akan diimplementasikan di sekolah masing-masing untuk diterapkan kepada anak didik,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah, Andi Sugiana bersama jajaran panitia memastikan seluruh fasilitas pendukung tersedia agar peserta dapat mengikuti pelatihan secara optimal.
Adapun materi yang diberikan mencakup orientasi kursus, dinamika kelompok, fundamental gerakan Pramuka, hingga strategi pengelolaan dan administrasi Gudep. Peserta juga dibekali penyusunan program kerja, pencapaian SKU, SKK, dan SPG, ragam keterampilan Pramuka Penggalang, manajemen risiko, tata laksana perkemahan dan api unggun, serta rencana tindak lanjut.
Bagi para peserta, KML ini menjadi ruang belajar sekaligus refleksi. Di tengah tantangan pembinaan generasi muda saat ini, mereka memilih untuk terus mengasah diri. Sebab, di tangan para pembina inilah nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan ditanamkan.
Penulis : Sugianto
Editor : Admin Redaksi










