Meriahkan Hari Guru 2025, KGPS Luncurkan Buku Antologi Puisi Ke-13

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG, TRISAKTINEWS.CM –Komunitas Guru Penulis Sidoarjo (KGPS) sekali lagi meluncurkan buku antologi puisi mereka yang baru. Bertajuk “Mengajar Dengan Cinta, Menulis Dengan Hati”, buku ini merupakan penerbitan yang ke-13, ditulis oleh 17 anggota KGPS dan 11 penulis tamu. Acara launching buku tersebut digelar sederhana di hall agrowisata & pendidikan, De Durian Park, Wonosalam Jombang, Minggu siang (30/11).

Selain dihadiri sekitar 20 orang anggota KGPS, juga dihadiri CEO De Durian Park yang juga Pemerhati Pendidikan dan Jurnalis Senior, Yusron Aminoellah MM, Rektor UPN (Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, MMT serta Ketua Perwakilan YPLP PGRI Jatim, Dr Dwi Retnani Sri Narwati, M.Si.

Adapun ke-17 penulis KGPS pada buku atologi puisi “Mengajar Dengan Cinta, Menulis Dengan Hati” tersebut : Arifah Ulum Permatasari, Chusnul Chotimah, Endang Kusniati, Etik Wahyuni Musih, Indrawati, Kasma Budi Rahayu, Kris Mariyono, Laili Maslikah, Nikmatus Sholicha, Nurul Ainia, Suhartatik, Sutiyah, Titin Kusminarsih, Tri Lukiningtyas, Tutut Kusmiati, Wuri Yani dan Yashinta Anggraini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan para penulis tamu diantaranya, Denting Kemuning (Penyair wanita), Dimas Parwati (Guru SDN), Dwi Amilia Baroro (Kepala SDN ), Endang Mastuti Rahayu (IWA UNIPA ), Imung Mulyanto (Praktisi Media), Jasmine Marcia (Siswa SMPN Prambon2 ), Jovita Ismudiyahsari, Sari Rahmayani (Guru SMAN I.Kauman Ponorogo), Wahyu Bsnjarsasri (Iwa Unipa), Wiwin Widyantari (IWA Unipa) dan Yayuk Sulistiyawati.

Baca Juga :  Mengukur Capaian, Kapolres Bone Pimpin Anev Gangguan Kamtibmas dan Ops Keselamatan

Dalam sambutannya, Ketua KGPS, Endang Kusniati S.Pd mengatakan, pendidik dituntut memiliki rasa cinta khususnya kepada peserta didik, dan diwujudkan dalam karya sastra-puisi. Sedangkan Yusron Aminoellah menyatakan sangat respek kepada para guru yang tergabung dalam KGPS. Ditengah kesibukan mereka yang sangat padat, masih mampu meluangkan waktunya untuk menulis karya sastra puisi dan menerbitkannya sebagai buku. Apalagi sampai edisi ke tiga belas.

Hal senada juga dikatakan Prof Dr Akhmad Fauzi yang memberikan apresiasi sangat tinggi kepada para penulis KGPS.

“Menulis puisi memerlukan proses waktu dan totalitas perenungan. Dan kiprah para guru ini layak menjadi panutan generasi muda” ujar Rektor UPN Jawa Timur tersebut.

Dalam acara Bincang Santai bertema “Mengembangkan Kreasi dan Energi Guru”, jurnalis senior yang juga penulis serial sinetron “Aku Cinta Indonesia (ACI)” TVRI, Imung Mulyanto mengatakan, tantangan berat yang dihadapi dunia pendidikan sekarang adalah dunia maya, dengan segala bentuknya, antara lain medsos dan konten-konten negatif yang sangat mudah di akses anak didik. Oleh karena itu tugas para guru ialah memberikan pengarahan serta membekali peserta didik di era digital ini berlandaskan rasa cinta guna mewujudkan generasi yang memiliki kepekaan hati.

Baca Juga :  Satpol PP Bone Segel THM Tak Berizin, Tindak Lanjut Aspirasi Demonstrasi HMI

Dalam kesempatan tersebut, Imung Mulyanto, yang juga mantan Pemimpin Redaksi Arek TV Surabaya ini membacakan karya puisinya yang ikut terkumpul dalam buku antologi puisi KGPS ke-13 tersebut. Berikut salah satu potongan karya puisinya yang menarik.

“Jangan sekolah anakku ! kalau hanya ingin pandai kalau kepintaran hanya untuk membodohi sesama, karena banyak orang pintar tapi juga minteri. Jangan sekolah anakku ! kalau hanya ingin jadi ahli strategi, karena semua koruptor pandai berstrategi, ahli merancang siasat agar bisa menggarong uang rakyat. Jangan sekolah anakku, kalau hanya ingin lancar berpidato, karena para politisi dan birokrat sangat ulung berkata-kata, sampai lupa mensejahterakan rakyat.”

Penulis : Redho

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Komunitas Perempuan Sidoarjo Bagi Ribuan Takjil, Serukan Perdamaian Dua Pimpinan Daerah
Andi Akmal Pasluddin Sambut Bahsanuddin, Bone–Tanah Bumbu Jajaki Kerja Sama Pertanian dan Investasi
Sidak Nurul Azizah Ungkap Dugaan Ketidaksesuaian Proyek BKKD Desa Ngampal, Inspektorat Bongkar Konstruksi Jalan
Polres Bulukumba Gelar Buka Puasa Bersama Anak Panti, Restu Wijayanto Serahkan Santunan
“Dari Luka Menjadi Pembawa Cahaya”, Wabup Bone Apresiasi Kepedulian untuk Anak Yatim
Isu Pungli Seret Oknum PPA di Jatim, Penanganan Anak di Bawah Umur Dipertanyakan
Bentuk Penghargaan Jelang Purna Bakti, Dua Personel Polres Bulukumba Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian
Gandeng BSI, Pemkab Bone Dorong Literasi Keuangan Syariah Melalui Program Bone Berhaji

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:36 WITA

Komunitas Perempuan Sidoarjo Bagi Ribuan Takjil, Serukan Perdamaian Dua Pimpinan Daerah

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:53 WITA

Andi Akmal Pasluddin Sambut Bahsanuddin, Bone–Tanah Bumbu Jajaki Kerja Sama Pertanian dan Investasi

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:50 WITA

Sidak Nurul Azizah Ungkap Dugaan Ketidaksesuaian Proyek BKKD Desa Ngampal, Inspektorat Bongkar Konstruksi Jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:18 WITA

Polres Bulukumba Gelar Buka Puasa Bersama Anak Panti, Restu Wijayanto Serahkan Santunan

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:34 WITA

“Dari Luka Menjadi Pembawa Cahaya”, Wabup Bone Apresiasi Kepedulian untuk Anak Yatim

Berita Terbaru