Menjelang Musda, Isu Pergantian Ketua KNPI Luwu Utara Memanas: GMNI Dorong Uji Kelayakan Calon dan Tolak Politisasi Organisasi Pemuda

- Jurnalis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 22:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUTRA, TRISAKTINEWS.COM — Isu pergantian pucuk pimpinan Dewan Pengurus Daerah II Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD II KNPI) Luwu Utara kian menghangat. Beberapa nama mulai mencuat dan menyatakan kesiapan untuk bertarung dalam Musyawarah Daerah (Musda) mendatang.

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Luwu Utara, Muh. Ari Fahmi, menyampaikan pentingnya peran sejarah pembentukan KNPI sebagai wadah pemersatu organisasi kepemudaan. Ia menekankan, KNPI lahir pada 23 Juli 1973 dari inisiatif berbagai organisasi kemahasiswaan, khususnya yang tergabung dalam aliansi Cipayung seperti GMNI, HMI, PMKRI, GMKI, dan PMII.

“KNPI terbentuk sebagai wadah berhimpunnya organisasi kemasyarakatan kepemudaan. Tujuannya untuk mempersatukan, memberdayakan, serta mengembangkan potensi pemuda dalam menjaga keutuhan NKRI dan mendukung pembangunan nasional,” ujar Fahmi, Senin (12/10/2025).

Menghadapi dinamika menjelang Musda KNPI, GMNI Luwu Utara mengajak seluruh organisasi kepemudaan (OKP) se-Luwu Utara untuk aktif berpartisipasi. Salah satu bentuknya adalah dengan menggelar forum diskusi terbuka guna menguji kelayakan para bakal calon ketua.

“Idealnya, uji kelayakan bagi Bakal Calon (Bacalon) merupakan langkah strategis dalam menyambut Musda. Kita perlu mendalami gagasan mereka agar calon yang terpilih benar-benar punya kualitas dan visi kepemudaan yang kuat,” tambahnya.

Fahmi juga menyoroti adanya persepsi publik yang menilai KNPI kerap disusupi kepentingan politik. Ia menilai, realitas intervensi kekuasaan dalam kontestasi KNPI sudah sering terjadi dan menimbulkan stigma negatif di masyarakat.

Baca Juga :  Cegah Pengurangan Lahan Irigasi, Bone Tinjau Lokasi Sawah Pengganti Pelebaran Bandara

“Kita tidak bisa menutup mata, KNPI sering kali dijadikan alat kekuasaan. Kolusi dan kedekatan dengan oknum penguasa kerap dipertontonkan secara terang-terangan, dengan dalih sebagai mitra strategis pemerintah. Padahal, KNPI juga memiliki fungsi sebagai mitra kritis,” tegasnya.

GMNI Luwu Utara berharap, ke depan KNPI mampu hadir sebagai kekuatan pemuda yang mengakar dan responsif terhadap isu-isu strategis, baik di level lokal maupun nasional.

“Kami ingin KNPI benar-benar berpihak pada kepentingan generasi muda, bukan sekadar jadi batu loncatan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” pungkas Fahmi.

Penulis : AK

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Peringati HJB ke-696, Wabup Bone Ziarahi Makam Raja-Raja di Sidrap, Pinrang, dan Pangkep
Advokat Rikha Permatasari Kritik Polres Mojokerto, Soroti Dugaan Kriminalisasi Wartawan Amir
Ribuan Alumni SMAN 9 Bone Hadiri Reuni Akbar, Pererat Silaturahmi dan Kenangan
Hakim Diduga Tertidur Saat Persidangan, AMI Soroti Integritas Peradilan
IKA Unhas Bersama AAS Foundation Salurkan 587 Paket Bantuan di Ponre dan Tonra
IKA Unhas Gelar Bakti Sosial di Bone, Salurkan 812 Paket Sembako untuk Marbot dan Warga
DPRD Luwu Utara Buka Puasa Bersama dan Berbagi Santunan Ke Anak Yatim.
Kuis Ramadan SPANSA Telkomsel, Cara Kreatif SMPN 1 Watampone Menguji Pemahaman Amaliah Ramadan

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:52 WITA

Peringati HJB ke-696, Wabup Bone Ziarahi Makam Raja-Raja di Sidrap, Pinrang, dan Pangkep

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:49 WITA

Advokat Rikha Permatasari Kritik Polres Mojokerto, Soroti Dugaan Kriminalisasi Wartawan Amir

Senin, 23 Maret 2026 - 20:01 WITA

Ribuan Alumni SMAN 9 Bone Hadiri Reuni Akbar, Pererat Silaturahmi dan Kenangan

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:48 WITA

Hakim Diduga Tertidur Saat Persidangan, AMI Soroti Integritas Peradilan

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:44 WITA

IKA Unhas Bersama AAS Foundation Salurkan 587 Paket Bantuan di Ponre dan Tonra

Berita Terbaru