Koordinator Presidium GPPRL Serukan Pemekaran Provinsi Luwu Raya pada Momentum Napak Tilas HPRL ke-80

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU RAYA, TRISAKTINEWS.COM, — Koordinator Presidium Gerakan Percepatan Pembentukan Provinsi Luwu Raya (GPPRL), Karemuddin, menyerukan percepatan pemekaran Provinsi Luwu Raya pada momentum Napak Tilas Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-80 yang jatuh pada tanggal 23 Januari 2026. Seruan tersebut disampaikan dalam sebuah orasi yang terekam dalam video dan beredar luas di masyarakat.

Dalam orasinya, Karemuddin menegaskan bahwa pembentukan Provinsi Luwu Raya merupakan kebutuhan mendesak guna mendorong pemerataan pembangunan, memperpendek rentang kendali pemerintahan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Tana Luwu.

Menurutnya, momentum peringatan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-80 memiliki nilai historis yang kuat dalam membangkitkan semangat perjuangan masyarakat Luwu, termasuk dalam memperjuangkan hak konstitusional pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya.

Baca Juga :  Lewat Jalur Diskresi ke Presiden, DPRD Luwu Utara Perjuangkan DOB Provinsi Luwu Raya

“Perjuangan pemekaran Provinsi Luwu Raya adalah perjuangan rakyat, bukan kepentingan kelompok. Ini adalah amanat sejarah dan hak konstitusional masyarakat Tana Luwu,” ujar Karemuddin dalam orasinya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta pemerintah daerah dan DPRD se-Luwu Raya untuk tetap solid dan konsisten mengawal perjuangan pemekaran hingga terwujud secara resmi.

Baca Juga :  Wabup Bone Dorong Sinergi Bulog dan PERPADI demi Jaga Stabilitas Harga Gabah Petani

Karemuddin menekankan pentingnya dukungan politik dari pemerintah pusat serta sinergi seluruh pemangku kepentingan agar proses administrasi dan persyaratan pemekaran dapat segera dipenuhi dan ditindaklanjuti.

Orasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Napak Tilas Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-80 yang diperingati setiap 23 Januari sebagai simbol perlawanan dan persatuan rakyat Luwu.

GPPRL optimistis, dengan semakin kuatnya dukungan masyarakat dan lembaga politik, pemekaran Provinsi Luwu Raya dapat segera terealisasi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Tana Luwu.

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Ketika Kampus Lebih Sibuk Menghitung Biaya daripada Memperjuangkan Akses
KEPMI Bone Latenriruwa Siapkan Tudang Sipulung 2026, Ketua Umum Serukan Soliditas dan Persaudaraan Kader
Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Kapolda Sulsel Turun Langsung Bersihkan Kanal Makassar
Udara Sulsel Memburuk, Ketum KEPMI Bone Keluarkan Imbauan Tegas untuk Seluruh Kader
Kunjungi Mako Brimob Makassar, Kapolda Sulsel Tekankan Kesiapsiagaan dan Kepercayaan Publik
Karhutla Masih Mengancam, SEMMI Bone Desak Presiden Prabowo Evaluasi dan Copot Menteri Kehutanan
Hutan Terus Terbakar, Udara Semakin Tercemar: Sampai Kapan Kesehatan Masyarakat Harus Jadi Korban?
Darurat Karhutla Nasional, Kabid Hukum dan HAM DPP KEPMI Bone Desak Presiden Prabowo Bertindak Tegas

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:27 WITA

Ketika Kampus Lebih Sibuk Menghitung Biaya daripada Memperjuangkan Akses

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:24 WITA

KEPMI Bone Latenriruwa Siapkan Tudang Sipulung 2026, Ketua Umum Serukan Soliditas dan Persaudaraan Kader

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:06 WITA

Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Kapolda Sulsel Turun Langsung Bersihkan Kanal Makassar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Udara Sulsel Memburuk, Ketum KEPMI Bone Keluarkan Imbauan Tegas untuk Seluruh Kader

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:59 WITA

Kunjungi Mako Brimob Makassar, Kapolda Sulsel Tekankan Kesiapsiagaan dan Kepercayaan Publik

Berita Terbaru