Aktivis GAKMI Desak Kadisperindag Serta Sat Lantas Polsek Tallo Untuk Tertibkan Gudang dan Mobil Ekspedisi

- Jurnalis

Jumat, 31 Januari 2025 - 01:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TRISAKTINEWS.COM – Sering terjadi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Tallo, mahasiswa meminta Disperindag Kota Makassar dan Kepolisian untuk menertibkan Gudang dan Mobil Ekspedisi.

Hal itu disampaikan oleh Dhin Corax selaku Ketua Garda Aktivis Mahasiswa Indonesia (GAKMI) bahwa semrautnya Kecamatan Tallo, Kota Makassar yang merusak pemandangan adalah gudang dalam kota dan mobil ekspedisi yang menyebabkan terjadinya kemacetan panjang hingga kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan banyaknya mobil ekspedisi (Container).

“Kami mendorong Disperindag Kota Makassar dan Unit Lantas Polsek Tallo untuk bekerja sama menertibkan gudang dalam kota dan mobil ekspedisi yang sangat semraut, saya pikir bahwa hal ini harus menjadi perhatian bersama karena aturannya Jelas Tentang larangan gudang dalam kota,”kata Dhin Corax

Sudah banyak menjadi korban kecelakaan yang disebabkan oleh mobil Container tersebut, seperti yang terjadi sore tadi, Kamis 30 januari 2025 sekitar jam 17.00 Wita, terjadi kecelakaan seorang ibu yang membonceng anakanya tergilas truk dan 1 korban meninggal dunia dijalan galangan kapal sebelum jembatan Kecamatan Tallo.

“Kami akan melakuakan aksi unjuk rasa dengan membawa tuntutan segera tertibkan Pergudangan dalam kota dan apabila tidak bisa ditindak lanjuti maka Kadis Disperindag harus turun dari jabatannya begitu juga dengan Kanit Lantas Polsek Tallo apabila tidak bisa mengurai kemacetan dan tidak bisa menertibkan mobil ekspedisi atau container maka mundur dari jabatannya,”tegas Dhin Corax

Baca Juga :  Ketua Komisi IV DPRD Bone Silaturahmi dengan HMI dan PMII Bone, Bangun Sinergi Dukung Pembangunan Daerah

Ia juga menilai, kalau Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan seolah tutup mata dan juga membiarkan beberapa gudang beroperasi seakan mengabaikan peraturan daerah Kota Makassar atau bermain mata dengan beberapa perusahaan sehingga tidak menindaknya.

“Kami berharap  Kadisperindag dan Kepoliasian untuk memgambil tindakan preventif untuk menindak semua gudang dalam kota dan menertibkan semua mobil ekspedisi demi kenyamanan pengguna jalan,”tutupnya (*/ril/Aye)

Berita Terkait

Perkuat Jejaring Akademik, IAI Rawa Aopa Jajaki Kerja Sama dengan FISIP Unibos
39 Peserta Siap Berlaga, Wabup Bone Resmi Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel
Isi Akhir Pekan, SCC Brimob Sulsel Gelar Gowes Kamtibmas Lintas Tiga Kabupaten
Bone Fun Run 2026 Gagal Digelar, Kepala BKPSDM Bone Protes Namanya Dicatut
Dua Desa di Bone Masuk Nominasi Kampung Nelayan Merah Putih, Berpeluang Dapat Anggaran Hingga Rp24 Miliar
Kapolda Sulsel Pimpin Apel Pemberangkatan Operasi Amole 2026, Puluhan Personel Brimob Siap Tugas ke Papua Tengah
Wabup Bone Hadiri Paripurna HUT Wajo ke-627, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan Antar Daerah
Wabup Bone Pimpin HLM TP2DD, Bahas Evaluasi dan Proyeksi Peningkatan PAD

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 16:39 WITA

Perkuat Jejaring Akademik, IAI Rawa Aopa Jajaki Kerja Sama dengan FISIP Unibos

Sabtu, 11 April 2026 - 16:32 WITA

39 Peserta Siap Berlaga, Wabup Bone Resmi Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel

Sabtu, 11 April 2026 - 16:03 WITA

Isi Akhir Pekan, SCC Brimob Sulsel Gelar Gowes Kamtibmas Lintas Tiga Kabupaten

Sabtu, 11 April 2026 - 15:59 WITA

Bone Fun Run 2026 Gagal Digelar, Kepala BKPSDM Bone Protes Namanya Dicatut

Jumat, 10 April 2026 - 13:38 WITA

Dua Desa di Bone Masuk Nominasi Kampung Nelayan Merah Putih, Berpeluang Dapat Anggaran Hingga Rp24 Miliar

Berita Terbaru