Infrastruktur Baru Dibangun, Desa Suwaloh Justru Rusak Lagi Gegara Truk Pasir Kades

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 21:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, TRISAKTINEWS.COM — Ketika Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tengah gencar-gencarnya membangun infrastruktur hingga pelosok desa, kondisi berbeda justru terlihat di Desa Suwaloh, Kecamatan Balen.

Upaya besar kabupaten untuk menghadirkan jalan mulus dan layak seolah tercoreng oleh ulah segelintir oknum.

Nama Kepala Desa Suwaloh menjadi sorotan setelah truk-truk raksasa pengangkut pasir yang diduga berkaitan dengan aktivitas usahanya lalu lalang setiap hari di jalan desa.

Kehadiran truk-truk berkapasitas besar itu tak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga mengakibatkan kerusakan serius pada infrastruktur desa, terutama jalan dan jembatan.

Warga Suwaloh, Anto, mengungkapkan keresahannya. Ia menegaskan bahwa kerusakan tidak hanya dirasakan desa tetangga seperti Kemamang, melainkan jalan Desa Suwaloh sendiri kini ikut porak-poranda karena menjadi jalur distribusi truk tronton pengangkut pasir menuju rumah sang kades.

Baca Juga :  Nurani Rakyat Ditengah Bencana

“Truk raksasa dan mobil molen itu setiap hari lewat. Jembatan desa sampai kayak gak kuat nahan beban. TPT nya juga ikut retak. Ini bukan cuma Desa Kemamang saja, Desa Suwaloh sendiri kena dampak,” keluh Anto, Sabtu (29/11/2025).

Pantauan warga, TPT yang ada dijalan Desa Suwaloh juga ada yang retak dan bergeser, sementara permukaan jalan mulai bergelombang dan berlubang. Padahal, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sedang fokus membenahi infrastruktur untuk memperlancar mobilitas warga dan ekonomi desa.

Baca Juga :  Farewell Parade Sertijab Danyon C Pelopor Diwarnai Isak Tangis, AKBP Nur Ichsan: Bone Luar Biasa

Namun, aktivitas kendaraan berat yang diduga terhubung dengan usaha Kepala Desa Suwaloh justru dinilai bertentangan dengan program besar pembangunan Pemkab Bojonegoro.

Warga menilai sang kades lebih mengutamakan aktivitas bisnis daripada menjaga fasilitas umum yang menjadi hak bersama.

Masyarakat kini berharap ada langkah tegas dari pihak berwenang agar kerusakan tidak semakin parah dan pembangunan yang telah diperjuangkan pemerintah tidak sia-sia hanya karena kepentingan pribadi pihak tertentu.

Penulis : Redho

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Soal Dugaan Penganiayaan Staf DPRD Bone, Wasekum KOHATI PB HMI Desak Polisi dan BK Tindak Ketua DPRD Bone
HMI Bone Kecam Dugaan Penganiayaan Staf, BK DPRD Bone Diminta Bertindak Tanpa Tebang Pilih
SEMMI Minta BK Bertindak Tegas Atas Dugaan Perlakuan Tak Pantas Ketua DPRD Bone
Wabup Bone Perkuat Sinergi dengan Kemenkes RI, Fokus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf di Kantor, Korban Mengaku Dilempari Hingga Disiram Air
HIMATER UNIM Bone dan HIMAPTEK UMSI Gelar Abdi Desa, Ajarkan Ini Untuk Masyarakat Padatuo
Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Satbrimob Sulsel Gelar Kejuaraan Menembak Kapolda Cup XI
Mahasiswa KKN Unhas Luncurkan “Bulucenrana Smart Village Center”, Dorong Transformasi Desa Berbasis Digital
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:30 WITA

Soal Dugaan Penganiayaan Staf DPRD Bone, Wasekum KOHATI PB HMI Desak Polisi dan BK Tindak Ketua DPRD Bone

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:23 WITA

HMI Bone Kecam Dugaan Penganiayaan Staf, BK DPRD Bone Diminta Bertindak Tanpa Tebang Pilih

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:27 WITA

SEMMI Minta BK Bertindak Tegas Atas Dugaan Perlakuan Tak Pantas Ketua DPRD Bone

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:21 WITA

Wabup Bone Perkuat Sinergi dengan Kemenkes RI, Fokus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:14 WITA

Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf di Kantor, Korban Mengaku Dilempari Hingga Disiram Air

Berita Terbaru