Proyek Sport Center Bojonegoro Disorot, DPRD Tegas Nilai Pengawasan Keselamatan Kerja Lemah

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 20:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, TRISAKTINEWS.COM — Proyek bergengsi Pembangunan Sport Center Bojonegoro kembali menjadi sorotan tajam. Kali ini bukan soal anggaran semata, tetapi dugaan lemahnya pengawasan keselamatan kerja yang memicu kritik keras dari Komisi D DPRD Bojonegoro.

Proyek senilai Rp16,171 miliar itu mendapat teguran serius setelah ditemukan indikasi pengabaian prosedur keselamatan kerja di lapangan, yang seharusnya menjadi tanggung jawab utama konsultan pengawas sebagai pihak yang dikontrak untuk mengawasi standar teknis dan keselamatan.

Sekretaris Komisi D DPRD Bojonegoro, Amin Thohari, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa tinggal diam. Ia menyebut konsultan pengawas proyek harus bertanggung jawab penuh atas keselamatan para pekerja.

“Konsultan pengawas lemah dalam pengawasan dan tidak tegas menerapkan SOP keselamatan kerja. Mereka harus dievaluasi total. Kami minta Dinas PKPCK turun dan menilai ulang kinerja mereka,” tegas Amin Thohari, Jumat (14/11/2025).

Baca Juga :  Transformasi Bandara Sultan Hasanuddin: Jadi Ruang Kolaborasi Riset dan Inovasi Lintas Sektor

Penegasan ini muncul setelah berbagai temuan di lapangan menunjukkan bahwa prosedur keselamatan kerja diduga diabaikan, sementara konsultan pengawas dinilai tidak menjalankan mandatnya sesuai Kerangka Acuan Kerja (KAK) dalam paket Pengawasan Pembangunan Sport Center Kawasan Jl. Veteran.

Amin Thohari menambahkan bahwa keselamatan pekerja adalah aspek utama yang tidak boleh dinegosiasikan. Ia menilai bahwa kelalaian pengawasan berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja yang serius.

“Keselamatan pekerja harus nomor satu. Kami tidak ingin ada korban jiwa gara-gara pengawasan yang tidak profesional,” tegasnya lagi.

Proyek ini sendiri melibatkan konsultan pemenang non tender, Bima Sakti Konsultan, dengan nilai kontrak Rp99.556.538,25. DPRD mempertanyakan bagaimana konsultan pengawas dengan nilai kontrak yang cukup signifikan justru gagal memastikan SOP berjalan di lapangan.

Komisi D juga mendesak Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKPCK) Bojonegoro untuk mengambil langkah cepat dan tegas.

Baca Juga :  Lalai Terapkan K3, Proyek Rp16 Miliar Sport Center Bojonegoro Ancam Nyawa

“Kita ingin evaluasi segera dilakukan. Kalau terbukti lalai, kontraktor dan terutama konsultan pengawas harus diberi sanksi,” tegas Amin.

Dewan memastikan bahwa mereka akan mengawal perkembangan proyek ini, termasuk memantau bagaimana Dinas PKPCK menindaklanjuti rekomendasi tersebut.

Komisi D berharap evaluasi terhadap konsultan pengawas tidak hanya formalitas, tetapi menjadi tindakan nyata untuk mencegah kecelakaan kerja.

“Kami hanya ingin memastikan proyek berjalan aman, profesional, dan sesuai aturan,” pungkas Amin Thohari.

Proyek Sport Center Bojonegoro yang digadang sebagai fasilitas olahraga modern kini berada dalam sorotan publik. Pertanyaan besar muncul, mengapa pengawasan yang seharusnya ketat justru diduga melonggar,
dan apakah konsultan pengawas akan bertanggung jawab atas kelemahan yang terjadi. (Redho)

Penulis : Redho

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Peredaran Sabu di Kajuara Terbongkar, 9 Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Bone
Ketika Kampus Lebih Sibuk Menghitung Biaya daripada Memperjuangkan Akses
KEPMI Bone Latenriruwa Siapkan Tudang Sipulung 2026, Ketua Umum Serukan Soliditas dan Persaudaraan Kader
Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Kapolda Sulsel Turun Langsung Bersihkan Kanal Makassar
Udara Sulsel Memburuk, Ketum KEPMI Bone Keluarkan Imbauan Tegas untuk Seluruh Kader
Kunjungi Mako Brimob Makassar, Kapolda Sulsel Tekankan Kesiapsiagaan dan Kepercayaan Publik
Karhutla Masih Mengancam, SEMMI Bone Desak Presiden Prabowo Evaluasi dan Copot Menteri Kehutanan
Hutan Terus Terbakar, Udara Semakin Tercemar: Sampai Kapan Kesehatan Masyarakat Harus Jadi Korban?

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:15 WITA

Peredaran Sabu di Kajuara Terbongkar, 9 Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Bone

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:27 WITA

Ketika Kampus Lebih Sibuk Menghitung Biaya daripada Memperjuangkan Akses

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:24 WITA

KEPMI Bone Latenriruwa Siapkan Tudang Sipulung 2026, Ketua Umum Serukan Soliditas dan Persaudaraan Kader

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:06 WITA

Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Kapolda Sulsel Turun Langsung Bersihkan Kanal Makassar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Udara Sulsel Memburuk, Ketum KEPMI Bone Keluarkan Imbauan Tegas untuk Seluruh Kader

Berita Terbaru