Pemkab Sinjai Gandeng Poltekkes Makassar Untuk Atasi Stunting dan Perkuat SDM Kesehatan

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 20:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINJAI, TRISAKTINEWS.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai menjalin sinergi strategis dengan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Makassar untuk mengatasi masalah stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor kesehatan.

Kolaborasi ini diawali dengan audiensi antara Wakil Bupati Sinjai, A. Mahyanto Mazda didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr. Emmy Kartahara dengan Direktur Poltekkes Kemenkes Makassar, Dr. Drs. Rusli, Apt., SpFRS, beserta jajarannya di Rumah Jabatan Wakil Bupati pada Jumat, (29/8/2025).

​Dalam pertemuan tersebut, Dr. Rusli menjelaskan bahwa Poltekkes Makassar memiliki komitmen kuat untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai isu kesehatan.

“Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi, tapi juga sebagai langkah awal untuk mengajak Pemkab Sinjai bekerja sama dalam mengatasi kasus stunting,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Rusli mengungkapkan bahwa kerja sama ini akan melibatkan dosen dan mahasiswa Poltekkes Makassar yang akan diterjunkan langsung ke desa dan kelurahan.

Langkah ini bertujuan untuk membantu pemerintah setempat dalam menekan angka stunting secara langsung di lapangan. Selain fokus pada penanganan stunting, kolaborasi ini juga mencakup upaya peningkatan kualitas SDM kesehatan di Kabupaten Sinjai.

Peningkatan kualitas SDM kesehatan ini diharapkan dapat memperkuat efektivitas program kesehatan yang dijalankan. Poltekkes Makassar juga menawarkan berbagai pelatihan, termasuk penanganan penyakit kusta dan TBC, yang dapat menjadi bagian dari kerja sama ini.

Wakil Bupati Sinjai, A. Mahyanto Mazda, menyambut positif tawaran tersebut. Ia mengapresiasi inisiatif Poltekkes Makassar yang menunjukkan kepedulian terhadap isu stunting dan kesehatan di daerahnya.

Baca Juga :  Pemkab Sinjai Tegaskan Dukungan Pendidikan Pesantren, Hadiri Pembagian Ijazah Sanad di Darul Istiqamah

​Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan program-program penanganan stunting di Sinjai dapat berjalan lebih terstruktur dan didukung oleh SDM yang kompeten dari Poltekkes Kemenkes Makassar, sehingga kasus stunting di Kabupaten Sinjai bisa ditekan secara signifikan.

Penulis : Nurman

Editor : Admin

Berita Terkait

Jelang Idul Fitri, Polri Bersama Perum Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Sidoarjo
Perjuangkan Status Honorer Kesehatan, Wabup Bone Konsultasi ke Kemenkes di Jakarta
Dugaan Pemalsuan Surat Kuasa Safe Deposit Box BCA Surabaya, Dua Orang Ditetapkan Tersangka
Pedangdut Titin Kharisma Santuni 600 Anak Yatim di Sidoarjo Lewat Program “Ramadan Penuh Cinta”
Temui Kementan RI, Wabup Bone Bahas Nasib Tenaga Honorer Sektor Pertanian
Kasus Tudingan Bandar Togel di Pasuruan Kota Jadi Sorotan, Keluarga Minta Penanganan Objektif
Sidang Korupsi Bansos BNPT Luwu, Kuasa Hukum Terdakwa Ajukan Perlawanan atas Dakwaan Jaksa
Ngabuburit Sehat, Warga LDII Wonocolo Gelar Latihan Silat Bersama PERSINAS ASAD

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:19 WITA

Jelang Idul Fitri, Polri Bersama Perum Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Sidoarjo

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:09 WITA

Perjuangkan Status Honorer Kesehatan, Wabup Bone Konsultasi ke Kemenkes di Jakarta

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:06 WITA

Dugaan Pemalsuan Surat Kuasa Safe Deposit Box BCA Surabaya, Dua Orang Ditetapkan Tersangka

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:03 WITA

Pedangdut Titin Kharisma Santuni 600 Anak Yatim di Sidoarjo Lewat Program “Ramadan Penuh Cinta”

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:00 WITA

Temui Kementan RI, Wabup Bone Bahas Nasib Tenaga Honorer Sektor Pertanian

Berita Terbaru