Legislator Sulsel H. Andi Syafiuddin Patahuddin Kecam Aksi Brutal di Kampus Makassar: Mahasiswa Luwu Raya Diminta Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 15:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TRISAKTINEWS.COM — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) asal Luwu Raya, H. Andi Syafiuddin Patahuddin, S.T., mengungkapkan keprihatinannya atas serangkaian tindakan brutal yang dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) bertopeng dan bersenjata tajam. Tindakan tersebut telah menimbulkan keributan di sejumlah kampus di Kota Makassar dalam beberapa hari terakhir.

Menanggapi hal tersebut, Patahuddin menghimbau kepada mahasiswa Luwu Raya yang tergabung dalam organisasi Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Raya (IPMIL RAYA) agar tidak terpancing emosi dan tetap tenang dalam menghadapi ajakan provokatif dari kelompok yang tak bertanggung jawab tersebut.

“Untuk semua pihak, khususnya mahasiswa Luwu Raya, dalam situasi panas dan penuh ketegangan ini kita harus bisa menghadapi dengan kepala dingin. Kami menghimbau agar tidak terprovokasi dan mari kita jaga rasa persaudaraan yang sudah terjalin. Seluruh elemen mahasiswa Sulawesi Selatan harus bersatu menjaga kedamaian, dan menghindari adu domba untuk kepentingan tertentu,” jelas Patahuddin pada Jumat (26/07).

Baca Juga :  Bupati Bone Panen Telur Ayam Merah Putih, Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

Sebagai legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Patahuddin juga mengecam keras tindakan kelompok OTK tersebut dan meminta aparat penegak hukum (APH) untuk segera mengusut tuntas kasus ini. Ia mengingatkan agar para pelaku kejahatan ini segera ditangkap sebelum jatuh korban jiwa.

Baca Juga :  Bupati Bone Murka, Temukan Pungli Saat Sidak di TPR Perhubungan Kajuara

“Saya meminta aparat kepolisian untuk memastikan situasi tetap kondusif di Sulsel, dan menciptakan keamanan bagi mahasiswa Luwu Raya yang sedang menuntut ilmu di Makassar. Jangan biarkan mereka menjadi korban karena aksi brutal ini. Kita tidak mau mahasiswa yang datang ke Makassar untuk menjadi insan intelektual justru menjadi sasaran kekerasan,” tegas Patahuddin.

Patahuddin menambahkan, ia tidak ingin tindakan diskriminatif semacam ini terus terjadi, karena hal tersebut dapat merusak kedamaian dan solidaritas antar sesama mahasiswa. “Aksi seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tutupnya. (*/kaisar)

Berita Terkait

Ketum PPWI Tanggapi Tingkah Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Blokir Whatsaapp Wartawan
Diduga Bungkam Media, Profesionalisme Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dipertanyakan
Jeritan Nelayan Onepute: Limbah Nikel Cemari Sungai Laa, Hasil Tangkapan Nelayan Menurun Drastis”
Mentan Andi Amran Sulaiman Jadi Narasumber Rakernas XVII APKASI, Tekankan Hilirisasi Pertanian dan Pengawasan Pupuk Bersubsidi
Pastikan Warga Nyaman, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Cek Langsung Layanan Publik
Wakil Bupati Bone Hadiri Rakernas XVII APKASI di Batam, Dorong Sinergi Pembangunan Daerah
67 Personel Brimob Polda Sulsel Jalani Misi Pencarian Pesawat ATR 42-500 di Pangkep
DPC PJI Bojonegoro Matangkan Program Kerja 2026 Melalui Rapat Kerja di Kedungadem

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:38 WITA

Ketum PPWI Tanggapi Tingkah Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Blokir Whatsaapp Wartawan

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:04 WITA

Diduga Bungkam Media, Profesionalisme Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dipertanyakan

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:32 WITA

Jeritan Nelayan Onepute: Limbah Nikel Cemari Sungai Laa, Hasil Tangkapan Nelayan Menurun Drastis”

Senin, 19 Januari 2026 - 21:38 WITA

Mentan Andi Amran Sulaiman Jadi Narasumber Rakernas XVII APKASI, Tekankan Hilirisasi Pertanian dan Pengawasan Pupuk Bersubsidi

Senin, 19 Januari 2026 - 16:00 WITA

Pastikan Warga Nyaman, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Cek Langsung Layanan Publik

Berita Terbaru