Kelola Sampah Jadi PAD, Bupati Bone Studi Tiru Ke Sleman

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 23:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SLEMAN, TRISAKTINEWS.COM – Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), untuk mempelajari sistem pengelolaan sampah yang telah terbukti berhasil mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) setempat.

Dalam kunjungannya, Bupati Bone diterima langsung oleh Bupati Sleman H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si., di Kantor Bupati Sleman. Turut mendampingi Bupati Sleman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala Bidang Persediaan dan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Kabupaten Sleman.

“Kunjungan ini kami lakukan untuk studi tiru, melihat langsung bagaimana Sleman mengelola sampah secara modern dan produktif, bahkan mampu menghasilkan PAD hingga Rp5 miliar per tahun,” ujar Bupati Andi Asman.

Menurutnya, salah satu kekuatan sistem pengelolaan sampah di Sleman adalah kolaborasi multipihak, termasuk pihak swasta dan UMKM pengelola sampah. Sleman menggandeng jasa pengangkutan sampah swasta dan pelaku usaha mikro dalam pengelolaan sampah di hampir setiap kecamatan melalui depo sampah yang dikelola secara mandiri.

Dari kerjasama tersebut, pemerintah daerah setempat memperoleh retribusi yang masuk sebagai sumber PAD. “Sampah bahkan tidak hanya menjadi tanggungan, tapi telah menjadi aset daerah,” kata Andi Asman.

Tak hanya itu, Sleman juga memanfaatkan teknologi RDF (Refuse Derived Fuel), yaitu mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif bagi industri, seperti pabrik semen. Sementara jenis sampah lain seperti kardus dan rongsokan dikelola untuk dijual kembali, menambah nilai ekonomi dari sektor persampahan.

Baca Juga :  Pemkab Bone Matangkan Rencana Perpanjangan Runway Bandara Jadi 2.500 Meter, Bupati Serap Aspirasi Warga Awangpone

Bupati Bone menambahkan, pengelolaan sampah pasar juga dikelola dengan sistematis. Retribusi diambil dari seluruh pedagang pasar, yang kemudian masuk ke PAD Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan dikelola untuk pengangkutan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Bupati Andi Asman berharap, dari kunjungan ini Pemerintah Kabupaten Bone dapat menerapkan sistem serupa yang terintegrasi dan berorientasi pada pemanfaatan ekonomi, sehingga persoalan sampah di Bone tidak hanya teratasi, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi keuangan daerah. (*/ril)

Berita Terkait

Dansat Brimob Polda Sulsel Pimpin Apel Kesiapsiagaan di Makassar, Ingatkan Personel Jaga Disiplin
Wabup Bone Sidak KFC Watampone, Bapenda Pasang Banner Karena Tunggak Pajak Rp100 Juta
Penangkapan Orang Tua Ilmiatun di Warung Kopi Pasuruan Jadi Sorotan, Keluarga Tegaskan Bukan Bandar Judi
Oknum Notaris di Gresik Ditetapkan Tersangka Dugaan Pemalsuan Akta, Penyidik Polres Lamongan Diminta Lakukan Penahanan
PGRI Kecamatan Libureng Gelar Rapat Koordinasi dan Buka Puasa Bersama di Camming
Kunjungi Lima Desa di Cenrana, Bupati Bone Serap Aspirasi Warga Soal Jembatan
LDII Rungkut Kidul Gelar Pengajian Anak dan Buka Puasa Bersama, Ajarkan 5 Sukses Ramadan
AMI Dukung Revitalisasi Puluhan Sekolah di Madura, Nilai Komitmen Pemprov Jatim Perkuat Pendidikan

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:33 WITA

Dansat Brimob Polda Sulsel Pimpin Apel Kesiapsiagaan di Makassar, Ingatkan Personel Jaga Disiplin

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:30 WITA

Wabup Bone Sidak KFC Watampone, Bapenda Pasang Banner Karena Tunggak Pajak Rp100 Juta

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:28 WITA

Penangkapan Orang Tua Ilmiatun di Warung Kopi Pasuruan Jadi Sorotan, Keluarga Tegaskan Bukan Bandar Judi

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:24 WITA

Oknum Notaris di Gresik Ditetapkan Tersangka Dugaan Pemalsuan Akta, Penyidik Polres Lamongan Diminta Lakukan Penahanan

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:06 WITA

PGRI Kecamatan Libureng Gelar Rapat Koordinasi dan Buka Puasa Bersama di Camming

Berita Terbaru