59 Mahasiswa Ikuti MAPABA Rayon Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Siap Jadi Kader Pergerakan Berjiwa Aswaja

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TRISAKTINEWS.COM — Sebanyak 59 mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan UIN Alauddin Makassar mengikuti Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) yang digelar Pengurus Rayon Dakwah dan Komunikasi Komisariat UIN Alauddin Makassar Cabang Kota Makassar.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 2–4 Oktober 2026, tersebut dipusatkan di Benteng Somba Opu, Rumah Adat Takalar. MAPABA tahun ini mengusung tema “Membentuk Generasi Pergerakan yang Berkarakter, Kritis, dan Berjiwa Aswaja.”

MAPABA menjadi salah satu tahapan awal kaderisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Para peserta tidak hanya diperkenalkan dengan organisasi, tetapi juga diajak memahami nilai-nilai dasar PMII, tradisi intelektual, semangat pergerakan, serta prinsip Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

Selama mengikuti kegiatan, para peserta mendapatkan ruang pembelajaran untuk membangun cara berpikir kritis sekaligus memahami posisi mahasiswa dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan.

Keberagaman latar belakang 59 peserta dari sejumlah fakultas juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Perbedaan pengalaman, pemikiran dan perspektif dipertemukan dalam satu ruang kaderisasi untuk membangun semangat kebersamaan dan pergerakan.

Pemilihan Benteng Somba Opu, khususnya Rumah Adat Takalar, sebagai lokasi kegiatan turut memberikan suasana berbeda dalam proses kaderisasi. Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai rangkaian materi dan kegiatan yang diarahkan untuk membentuk karakter serta menumbuhkan kepedulian terhadap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Untuk memperkaya wawasan peserta, Rayon Dakwah dan Komunikasi menghadirkan sejumlah pemateri dari kalangan akademisi dan praktisi yang memiliki pengalaman di bidang keilmuan maupun sosial.

Salah satunya Prof. Dr. Firdaus Muhammad, M.Ag., yang pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar periode 2019–2023.

Baca Juga :  Dies Natalis ke-78 PMKRI: Menag RI Tekankan Pentingnya Kurikulum Cinta dan Kerukunan

Selain itu, turut hadir Aguswandi, S.Sos., M.I.Kom., yang merupakan dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar.

Kehadiran para pemateri tersebut diharapkan dapat membuka wawasan peserta, terutama dalam membangun tradisi berpikir kritis, memperluas pengetahuan, serta memahami peran mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat.

Tema yang diangkat dalam MAPABA juga menjadi gambaran arah kaderisasi yang ingin dibangun Rayon Dakwah dan Komunikasi.

Karakter ditempatkan sebagai fondasi agar kader memiliki prinsip dan integritas. Sementara sikap kritis diharapkan mampu mendorong kader untuk tidak sekadar menerima informasi, tetapi juga mampu membaca, mempertanyakan dan menganalisis berbagai persoalan sosial.

Di sisi lain, nilai-nilai Aswaja menjadi bagian penting dalam proses pembentukan kader. Aswaja diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan keagamaan, tetapi juga menjadi landasan dalam membangun sikap keberagamaan yang moderat, menghargai perbedaan dan memiliki kepedulian terhadap kehidupan sosial.

Ketua Rayon Dakwah dan Komunikasi, Muhammad Ikrar, mengatakan MAPABA merupakan pintu awal bagi mahasiswa untuk memasuki proses kaderisasi yang lebih panjang di PMII.

Ia berharap peserta yang telah mengikuti MAPABA dapat terus mengembangkan kapasitas diri dan menjadikan nilai-nilai Aswaja sebagai bagian dari karakter dalam menjalani proses organisasi.

“Kami berharap kegiatan ini mampu menghadirkan insan-insan penerus dengan jiwa Aswaja yang selalu melekat dalam diri peserta. MAPABA ini bukan hanya tentang bagaimana seseorang menjadi anggota organisasi, tetapi bagaimana kemudian proses ini menjadi awal untuk membentuk karakter dan kesadaran sebagai kader pergerakan,” ujar Muhammad Ikrar.

Baca Juga :  Mengukir Mimpi: Kisah Naura Melia Putri Menjadi Pembawa Baki Paskibraka Bone

Menurutnya, proses kaderisasi tidak berhenti ketika rangkaian MAPABA berakhir. Sebaliknya, kegiatan tersebut merupakan awal dari perjalanan panjang untuk membangun kapasitas, pengalaman dan kepemimpinan kader.

“Harapannya, kader-kader yang telah mengikuti MAPABA ini bisa menjadi pemimpin yang nantinya menjadi bagian dari regenerasi hebat ke depannya. Tentu proses tersebut membutuhkan waktu, pembelajaran, dan kemauan dari setiap kader untuk terus berkembang,” lanjutnya.

Muhammad Ikrar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk menyukseskan kegiatan ini. Apa yang telah dilakukan oleh teman-teman panitia merupakan bagian penting dari proses kaderisasi yang kita jalankan,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya MAPABA, sebanyak 59 peserta kini memasuki tahapan baru sebagai bagian dari proses kaderisasi Rayon Dakwah dan Komunikasi.

Proses tersebut diharapkan terus berlanjut melalui ruang-ruang pembelajaran, diskusi, kajian dan aktivitas organisasi yang dapat mendorong kader untuk semakin berkembang.

Mengusung semangat “Membentuk Generasi Pergerakan yang Berkarakter, Kritis, dan Berjiwa Aswaja,” MAPABA tahun 2026 diharapkan menjadi titik awal lahirnya kader-kader yang tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga mampu membaca perkembangan zaman, merespons persoalan masyarakat dan mengambil peran positif di tengah kehidupan sosial.

Sebab, kaderisasi bukan sekadar proses menambah anggota, melainkan bagian dari upaya menyiapkan generasi yang memiliki karakter, kesadaran dan kemampuan untuk melanjutkan estafet organisasi di masa mendatang.

Penulis : Iwan/Ril

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Jelang Pelantikan DPD dan DPW, PAN Bone Boyong Ketua DPC dan Kader Seluruh Kecamatan ke Makassar
Dari Lereng Bulu Cina, Wabup Bone Bawa Kabar Baik Untuk Pecinta Balap Motor
Tak Sekadar Jaga Keamanan, Brimob Sulsel Turun Langsung Bantu Ojol Lewat BBM Gratis
Dari Bone, Doa Keluarga Dr Andi Abbas Mengiringi Amanah Baru Dudung Abdurachman
Pimpin Upacara 1 Oktober, Wabup Bone Tegaskan Pancasila Kekuatan Pemersatu Bangsa
Bupati Bone dan TNI Turun ke Sawah, Kajaolaliddong Disiapkan Jadi Sentra Kedelai
Desak DPR Bahas RUU Pidana LGBT, Ini Catatan SEMMI Bone
Ribuan Warga Bone Ikuti Cemme Passili’, Bupati Andi Asman: Jaga Warisan Leluhur

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:03 WITA

59 Mahasiswa Ikuti MAPABA Rayon Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Siap Jadi Kader Pergerakan Berjiwa Aswaja

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:50 WITA

Jelang Pelantikan DPD dan DPW, PAN Bone Boyong Ketua DPC dan Kader Seluruh Kecamatan ke Makassar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 00:39 WITA

Dari Lereng Bulu Cina, Wabup Bone Bawa Kabar Baik Untuk Pecinta Balap Motor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:25 WITA

Tak Sekadar Jaga Keamanan, Brimob Sulsel Turun Langsung Bantu Ojol Lewat BBM Gratis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:20 WITA

Pimpin Upacara 1 Oktober, Wabup Bone Tegaskan Pancasila Kekuatan Pemersatu Bangsa

Berita Terbaru

Opini

MUAZIN BANGSA DI LINGKAR KEKUASAAN

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:58 WITA