Pesawat IAT PK-THT Ditemukan Hancur di Kaki Gunung Bulusaraung Pangkep

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKEP, TRISAKTINEWS.COM – Upaya pencarian pesawat ATR 42-500 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) siang akhirnya membuahkan hasil. Pesawat bernomor registrasi PK-THT tersebut ditemukan dalam kondisi hancur di kaki Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

​Pesawat yang mengangkut rute penerbangan dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar ini ditemukan warga sekitar pukul 16.00 WITA.

Penemuan lokasi jatuhnya pesawat ini berawal dari laporan seorang pendaki yang tengah berada di jalur pegunungan Bulusaraung. Melalui rekaman video amatir yang diambil oleh pendaki tersebut, terlihat serpihan logam besar yang teridentifikasi sebagai bagian dari badan pesawat.

​Kondisi serpihan dalam video yang beredar menunjukkan adanya bekas kebakaran hebat.

Potongan-potongan pesawat tampak menghitam dan tersebar di antara vegetasi lereng gunung. Hingga berita ini diturunkan, otoritas terkait belum dapat memastikan jumlah korban maupun kondisi para penumpang dan kru di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Untirta Tancap Gas Menuju Kampus Kelas Dunia Lewat Sistem Jurnal Satu Pintu

Merespons temuan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkep langsung mengirimkan tim reaksi cepat ke titik koordinat yang dilaporkan.

​”Tim sudah berangkat sejak satu jam yang lalu. Kami menerjunkan 6 anggota ke lokasi pesawat untuk melakukan pengecekan awal dan pengamanan area,” tegas Herianti Tualle dari BPBD Pangkep.

Di sisi lain, Basarnas Makassar juga melakukan pergerakan masif. Meski fokus kini mengarah ke Pangkep, penyisiran juga sempat dilakukan di wilayah Leang-Leang, Maros, yang menjadi titik terakhir pesawat tertangkap radar.

​Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, menyatakan bahwa puluhan personel telah dikerahkan dalam beberapa gelombang.

Baca Juga :  Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf di Kantor, Korban Mengaku Dilempari Hingga Disiram Air

​”Saat ini kami menuju ke lokasi. Sudah diberangkatkan 5 orang pertama untuk asesmen, kemudian gelombang kedua 15 orang, dan akan disusul 40 orang lagi sesuai potensi yang ada,” jelasnya.

Pesawat ATR 42-500 PK-THT sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada pukul 13.17 WITA. Pesawat seharusnya mendarat di Makassar setelah menempuh perjalanan dari Yogyakarta. Namun, komunikasi terputus sesaat sebelum pesawat memasuki area ruang udara Makassar (Terminal Control Area).

​Saat ini, pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tengah bersiap menuju Sulawesi Selatan untuk memulai investigasi terkait penyebab jatuhnya pesawat. Area di sekitar Gunung Bulusaraung kini dijaga ketat untuk menjaga integritas barang bukti di lokasi kejadian. (*)

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Peredaran Sabu di Kajuara Terbongkar, 9 Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Bone
Ketika Kampus Lebih Sibuk Menghitung Biaya daripada Memperjuangkan Akses
KEPMI Bone Latenriruwa Siapkan Tudang Sipulung 2026, Ketua Umum Serukan Soliditas dan Persaudaraan Kader
Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Kapolda Sulsel Turun Langsung Bersihkan Kanal Makassar
Udara Sulsel Memburuk, Ketum KEPMI Bone Keluarkan Imbauan Tegas untuk Seluruh Kader
Kunjungi Mako Brimob Makassar, Kapolda Sulsel Tekankan Kesiapsiagaan dan Kepercayaan Publik
Karhutla Masih Mengancam, SEMMI Bone Desak Presiden Prabowo Evaluasi dan Copot Menteri Kehutanan
Hutan Terus Terbakar, Udara Semakin Tercemar: Sampai Kapan Kesehatan Masyarakat Harus Jadi Korban?

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:15 WITA

Peredaran Sabu di Kajuara Terbongkar, 9 Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Bone

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:27 WITA

Ketika Kampus Lebih Sibuk Menghitung Biaya daripada Memperjuangkan Akses

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:24 WITA

KEPMI Bone Latenriruwa Siapkan Tudang Sipulung 2026, Ketua Umum Serukan Soliditas dan Persaudaraan Kader

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:06 WITA

Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Kapolda Sulsel Turun Langsung Bersihkan Kanal Makassar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Udara Sulsel Memburuk, Ketum KEPMI Bone Keluarkan Imbauan Tegas untuk Seluruh Kader

Berita Terbaru