BONE, TRISAKTINEWS.COM — UPT SMP Negeri 1 Watampone menghadirkan cara kreatif dalam menutup rangkaian kegiatan Amaliah Ramadan 2026 melalui Kuis Ramadan SPANSA Telkomsel yang digelar pada Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang diprakarsai OSIS SMP Negeri 1 Watampone bekerja sama dengan Telkomsel Bone ini diikuti perwakilan siswa dari setiap kelas. Kuis tersebut dirancang sebagai sarana evaluasi sekaligus penguatan pemahaman siswa terhadap materi keagamaan yang telah dipelajari selama bulan Ramadan.
Kepala UPT SMP Negeri 1 Watampone, Muhammad Arfah, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk memastikan materi Amaliah Ramadan benar-benar dipahami oleh para siswa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan Amaliah Ramadan 2026 sekaligus mengukur pemahaman siswa terhadap materi keagamaan yang telah diberikan,” ujarnya.
Menurutnya, melalui konsep kuis yang menarik dan interaktif, siswa diharapkan tidak hanya memahami materi, tetapi juga merasakan suasana pembelajaran yang menyenangkan.
“Harapannya, materi yang diberikan selama Amaliah Ramadan dapat terserap secara maksimal oleh para pelajar, sekaligus menghadirkan suasana yang gembira dan menyenangkan di akhir rangkaian kegiatan,” jelas Arfah.
Materi yang diujikan dalam kuis meliputi beberapa bidang penting dalam pembelajaran keagamaan, seperti thaharah (bersuci), salat, puasa, akhlak mulia, kepemimpinan, hingga numerasi.
Pelaksanaan kuis mengadopsi konsep Ranking 1 yang populer di berbagai program televisi, sehingga suasana kompetisi berlangsung seru, edukatif, dan penuh antusiasme dari para peserta.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan hadiah uang tunai dari Telkomsel Bone dengan total Rp500.000. Rinciannya, juara pertama menerima Rp250.000, juara kedua Rp150.000, dan juara ketiga Rp100.000.
Tidak hanya itu, dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis bantuan kepada pelajar atau orang tua penerima program “Spansa Berbagi 2026” dengan total bantuan mencapai Rp12.500.000.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap nilai-nilai keagamaan yang ditanamkan selama Ramadan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga menjadi bekal karakter bagi para siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis : Sugi








