Kanit Gakkum Polres Luwu Utara: Dua Mahasiswa Tewas dalam Laka Lantas di Jalan Trans Sulawesi

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU UTARA, TRISAKTINEWS.COM, — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan mobil terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Dusun Dandang, Desa Dandang, Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 10.30 Wita. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang mahasiswa meninggal dunia.

Kasat Lantas, AKP Yusri melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Luwu Utara, IPDA Sultan Syahluddin, menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Aerox dan mobil Daihatsu Sigra yang melaju dari arah berlawanan.

“Sepeda motor Yamaha Aerox yang dikendarai saudara Nabil Ahmad Dzaki bergerak dari arah selatan ke utara. Setibanya di lokasi kejadian, pengendara diduga hendak mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur kanan,” ujar IPDA Sultan Syahluddin.

Baca Juga :  Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Jembatan Desa Lakukang, Satu Meninggal Dunia

Menurutnya, pada saat bersamaan dari arah utara menuju selatan melaju mobil Daihatsu Sigra yang dikemudikan Bobi Piswar, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor Nabil Ahmad Dzaki (21) mengalami luka berat di bagian kepala serta patah tulang tangan kiri. Sementara penumpangnya, Muh. Asri Shandik (24), mengalami luka robek di bagian kepala dan patah tulang tangan. Kedua korban yang diketahui merupakan mahasiswa asal Kota Palopo itu dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga :  Pendidikan Sulsel Disorot: ATS, Ketimpangan Akses hingga Polemik 326 Kepala Sekolah

IPDA Sultan Syahluddin menambahkan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kondisi jalan saat kecelakaan terjadi dalam keadaan lurus dan beraspal, cuaca cerah, arus lalu lintas lancar, serta jarak pandang pengemudi tidak terhalang.

“Kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp10 juta. Pengemudi mobil telah kami amankan bersama dua unit kendaraan sebagai barang bukti,” jelasnya.

Saat ini, lanjut IPDA Sultan Syahluddin, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan menentukan langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Ketika Kampus Lebih Sibuk Menghitung Biaya daripada Memperjuangkan Akses
KEPMI Bone Latenriruwa Siapkan Tudang Sipulung 2026, Ketua Umum Serukan Soliditas dan Persaudaraan Kader
Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Kapolda Sulsel Turun Langsung Bersihkan Kanal Makassar
Udara Sulsel Memburuk, Ketum KEPMI Bone Keluarkan Imbauan Tegas untuk Seluruh Kader
Kunjungi Mako Brimob Makassar, Kapolda Sulsel Tekankan Kesiapsiagaan dan Kepercayaan Publik
Karhutla Masih Mengancam, SEMMI Bone Desak Presiden Prabowo Evaluasi dan Copot Menteri Kehutanan
Hutan Terus Terbakar, Udara Semakin Tercemar: Sampai Kapan Kesehatan Masyarakat Harus Jadi Korban?
Darurat Karhutla Nasional, Kabid Hukum dan HAM DPP KEPMI Bone Desak Presiden Prabowo Bertindak Tegas

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:27 WITA

Ketika Kampus Lebih Sibuk Menghitung Biaya daripada Memperjuangkan Akses

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:24 WITA

KEPMI Bone Latenriruwa Siapkan Tudang Sipulung 2026, Ketua Umum Serukan Soliditas dan Persaudaraan Kader

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:06 WITA

Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Kapolda Sulsel Turun Langsung Bersihkan Kanal Makassar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Udara Sulsel Memburuk, Ketum KEPMI Bone Keluarkan Imbauan Tegas untuk Seluruh Kader

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:59 WITA

Kunjungi Mako Brimob Makassar, Kapolda Sulsel Tekankan Kesiapsiagaan dan Kepercayaan Publik

Berita Terbaru