Bocah 8 Tahun Tewas Terseret Arus Selokan di Driyorejo, Polres Gresik dan BPBD Bergerak Cepat

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK, TRISAKTINEWS.COM — Polres Gresik melalui Polsek Driyorejo bersama BPBD Gresik bergerak cepat menangani peristiwa seorang bocah perempuan berusia 8 tahun yang terseret arus air di selokan kawasan Perumahan KBD, Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Selasa (3/2/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, di selokan Perumahan KBD Jalan Permata, tepat di samping Masjid Miftahul Jannah, Desa Mulung, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Korban diketahui bernama Putri Dwi Jumrina Sari (8), lahir di Gresik pada 24 Oktober 2018. Korban merupakan warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, yang sementara berdomisili kos di wilayah Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Gresik Ringkus Pencuri Pakaian Dalam Wanita Videonya Viral di Medsos

Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, menyampaikan bahwa begitu menerima laporan dari masyarakat, langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.

“Anggota kami segera mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan pendataan saksi, serta berkoordinasi dengan BPBD dan relawan untuk melakukan pencarian korban,” ujar Kompol Musihram.

Berdasarkan keterangan di lapangan, kejadian bermula saat korban bermain di sekitar selokan bersama seorang saksi anak-anak. Namun karena kondisi hujan deras, korban terpeleset dan jatuh ke dalam selokan hingga terseret arus air.

Baca Juga :  Bobol Rumah Tetangga 7 Kali, Pemuda Gresik Ditangkap Polisi

Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya, yang selanjutnya diteruskan kepada orang tua korban serta pihak kepolisian.

Dalam upaya pencarian, Polres Gresik menunjukkan respons cepat dan sinergi lintas instansi, dengan mengerahkan personel Polsek Driyorejo untuk menyisir aliran selokan bersama BPBD Kabupaten Gresik dan relawan. Kurang lebih satu kilometer, korban ditemukan.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” tambahnya.

Polres Gresik juga mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan deras, dan tidak membiarkan anak-anak bermain di sekitar saluran air demi menghindari kejadian serupa.

Penulis : Redho

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Soal Dugaan Penganiayaan Staf DPRD Bone, Wasekum KOHATI PB HMI Desak Polisi dan BK Tindak Ketua DPRD Bone
HMI Bone Kecam Dugaan Penganiayaan Staf, BK DPRD Bone Diminta Bertindak Tanpa Tebang Pilih
SEMMI Minta BK Bertindak Tegas Atas Dugaan Perlakuan Tak Pantas Ketua DPRD Bone
Wabup Bone Perkuat Sinergi dengan Kemenkes RI, Fokus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf di Kantor, Korban Mengaku Dilempari Hingga Disiram Air
HIMATER UNIM Bone dan HIMAPTEK UMSI Gelar Abdi Desa, Ajarkan Ini Untuk Masyarakat Padatuo
Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Satbrimob Sulsel Gelar Kejuaraan Menembak Kapolda Cup XI
Mahasiswa KKN Unhas Luncurkan “Bulucenrana Smart Village Center”, Dorong Transformasi Desa Berbasis Digital
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:30 WITA

Soal Dugaan Penganiayaan Staf DPRD Bone, Wasekum KOHATI PB HMI Desak Polisi dan BK Tindak Ketua DPRD Bone

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:23 WITA

HMI Bone Kecam Dugaan Penganiayaan Staf, BK DPRD Bone Diminta Bertindak Tanpa Tebang Pilih

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:27 WITA

SEMMI Minta BK Bertindak Tegas Atas Dugaan Perlakuan Tak Pantas Ketua DPRD Bone

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:21 WITA

Wabup Bone Perkuat Sinergi dengan Kemenkes RI, Fokus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:14 WITA

Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf di Kantor, Korban Mengaku Dilempari Hingga Disiram Air

Berita Terbaru