BONE, TRISAKTINEWS.COM — Upaya memperkuat kecerdasan bermedia di kalangan pelajar terus digencarkan. Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, secara resmi membuka Seminar Literasi Media yang digelar Aliansi Media Wartawan Indonesia (AMWI) di Aula Lamellong Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting kolaborasi antara insan pers dan dunia pendidikan dalam membangun budaya literasi informasi yang sehat, kritis, dan bertanggung jawab di era digital.
Ketua AMWI Bone, Dedi Hamzah, dalam sambutannya menegaskan bahwa derasnya arus informasi saat ini menuntut kemampuan literasi media yang kuat, bahkan sejak usia dini. Karena itu, AMWI menghadirkan seminar berjenjang agar materi dapat disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta didik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Seminar ini kami gelar untuk meningkatkan kemampuan literasi media sejak usia dini, karena arus informasi digital saat ini sangat deras dan tidak semuanya layak dikonsumsi tanpa penyaringan,”kata Dedi Hamzah
Menurutnya, pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai berita, tetapi juga memiliki peran edukatif dalam membentuk cara pandang generasi muda terhadap informasi.
“Kami ingin mendorong kolaborasi nyata antara insan pers dan sekolah agar budaya literasi tumbuh kuat di lingkungan pendidikan,”ujar Pimpinan Redaksi Kabarbone.com
Sementara itu, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menekankan bahwa pers memiliki kontribusi besar dalam pembangunan daerah. Ia menyebut media berperan strategis dalam menyebarkan informasi yang benar, mendidik, serta membangun kesadaran publik.
“Peran pers dalam membangun daerah sangat besar. Media bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi masyarakat, termasuk bagi dunia pendidikan,”ujar Wakil Bupati
Wabup juga mendorong agar kemitraan antara pers dan satuan pendidikan terus diperkuat, terutama dalam program literasi media untuk membantu pelajar mengenali informasi yang valid, menghindari hoaks, dan menggunakan media secara produktif.
“Literasi media perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak kita mampu memilah informasi yang benar, tidak mudah terpengaruh hoaks, dan bisa memanfaatkan media secara positif. Kemitraan antara pers dan satuan pendidikan harus terus diperkuat untuk menciptakan generasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam bermedia,”kata Andi Akmal Pasluddin
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang PAUD dan PNF/Kesetaraan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Hj. Andi Rasna, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan seminar tersebut. Ia menilai literasi media menjadi kompetensi penting yang perlu ditanamkan secara bertahap di semua jenjang pendidikan.
“Kegiatan literasi media sangat relevan diterapkan di semua jenjang pendidikan karena menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan informasi di era digital,”ungkap Hj.Andi Rasna
Diketehui, Seminar Literasi Media AMWI dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 7–9 Februari 2026. Hari pertama diikuti peserta tingkat TK/PAUD, hari kedua tingkat SD, dan hari terakhir tingkat SMP. Materi yang diberikan mencakup pengenalan media, cara menyaring informasi, serta etika dan keamanan dalam bermedia digital.
Penulis : Iwan
Editor : Admin Redaksi










