BONE, TRISAKTINEWS.COM — Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) KOKARDA Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone kembali menegaskan eksistensinya sebagai koperasi sehat dan berdaya saing melalui pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2025 yang berlangsung sukses dan lancar.
RAT digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, Kamis (22/1/2026), dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bone, Hamzah Sunusi, S.Sos., M.Si. Kegiatan ini mengusung tema “Dari Anggota, Oleh Anggota, untuk Kesejahteraan Bersama” sebagai penegasan jati diri koperasi.

Ketua KPRI KOKARDA, Taufiq Raden, S. Ag., M. Sos.I dalam laporan pertanggungjawabannya menyampaikan rasa bangga atas pertumbuhan keanggotaan koperasi yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Peningkatan jumlah anggota ini didorong oleh banyaknya PPPK yang diangkat menjadi ASN. Hal ini menjadi potensi besar bagi koperasi untuk terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan anggota,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengurus terus merespons dinamika dan tantangan perkoperasian dengan melakukan pembenahan menyeluruh, termasuk penguatan unit simpan pinjam dan pelayanan usaha pertokoan berbasis sistem aplikasi agar pengelolaan koperasi semakin transparan, tertib, dan profesional.
Sekretaris Dekopinda Kabupaten Bone Drs. Andi Aswar, M.Si mengapresiasi konsistensi KPRI KOKARDA yang rutin melaksanakan RAT setiap tahun sesuai ketentuan.
“KPRI KOKARDA merupakan koperasi yang aktif, eksis, dan terus mengalami peningkatan jumlah anggota serta kualitas layanan. Laporan pengelolaan disajikan secara terbuka melalui RAT, ini mencerminkan koperasi yang sehat,” jelasnya.
Ia menambahkan, dengan jumlah anggota yang kini mencapai 1.238 orang, KPRI KOKARDA menjadi koperasi dengan keanggotaan terbesar sehingga membutuhkan manajemen yang kuat dan profesional.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, Dr. H. Abdul Rafik, M.Pd menilai, KPRI KOKARDA sebagai koperasi yang sangat sehat dan terpercaya.
“Saat ini aset koperasi telah mencapai Rp12 miliar dan telah memberikan kontribusi nyata bagi Kementerian Agama. Ini menunjukkan kepercayaan anggota yang sangat tinggi,” ungkapnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bone, Hamzah Sunusi, menyampaikan apresiasi tinggi atas ketepatan waktu pelaksanaan RAT yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
“RAT merupakan forum tertinggi koperasi untuk mengevaluasi kinerja pengurus dan pengawas secara terbuka dan demokratis,” tegasnya.
Ia juga memaparkan perkembangan koperasi desa di Kabupaten Bone yang kini tersebar di 372 desa dan kelurahan, dengan sekitar 50 bangunan koperasi siap mengembangkan usaha di sektor strategis seperti sembako, pupuk, elpiji, apotek, klinik, dan pergudangan.
Pada kesempatan tersebut, Hamzah Sunusi menyerahkan Sertifikat Penghargaan Koperasi Sehat kepada Ketua KPRI KOKARDA Taufiq Raden atas dedikasinya memimpin koperasi selama empat periode.
RAT ini turut dihadiri Kakan Kementerian Haji Kabupaten Bone H. Muhammad Rafi As’ad, S.Ag., M.M., M.H, Ketua PKP-RI Drs. H. Abudarwis, M.Pd, jajaran pengurus dan pengawas, serta seluruh anggota KPRI KOKARDA Kementerian Agama Kabupaten Bone.
Dengan capaian kinerja, tata kelola yang transparan, dan pertumbuhan aset yang signifikan, KPRI KOKARDA terus menunjukkan perannya sebagai pilar kesejahteraan anggota dan mitra strategis pembangunan ekonomi berbasis koperasi di Kabupaten Bone.
Penulis : Sugianto
Editor : Admin Redaksi










