Mengenal Sosok Sri Mulyani, Putri Petani dari Bone, Sukses Membawa Baki Merah Putih di HUT ke-80 RI

- Jurnalis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 14:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sri Mulyani tergabung dalam pasukan inti pembawa baki pada upacara pengibaran sang merah putih HUT ke-80 RI.

Sri Mulyani tergabung dalam pasukan inti pembawa baki pada upacara pengibaran sang merah putih HUT ke-80 RI.

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Sebanyak 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bone patut berbangga hati. Mereka sukses melaksanakan tugas mulia mengibarkan Sang Merah Putih dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Merdeka, Kota Watampone, Ahad (17/8/2025).

Salah satu momen paling membanggakan datang dari Sri Mulyani, siswi SMA Negeri 12 Bone, yang mendapat kepercayaan sebagai pembawa baki bendera pusaka dalam upacara tersebut. Tugas ini tentu bukan sembarang tugas, ia merupakan simbol penghormatan dan kepercayaan tinggi dari panitia seleksi serta menjadi sorotan utama dalam momen sakral itu.

Sri Mulyani merupakan putri sulung dari empat bersaudara, buah hati pasangan Muhammad Izhak, seorang petani, dan Ernawati, ibu rumah tangga. Ia lahir di Juji, Samarinda, pada 19 April 2009 dan kini tinggal serta menempuh pendidikan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Siswi yang hobby olahraga renang itu punya cita cita mulia yakni ingin jadi Pramugari.

Baca Juga :  Panwascam Dua Boccoe Sampaikan Imbauan Netralitas Ke Penyuluh Pertanian
Sri Mulyani saat menerima bendera pusaka dari Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman

Sri tergabung dalam pasukan inti (pasukan 8) yang bertugas pada upacara pagi hari. Dengan penuh tanggung jawab dan keteguhan, ia berhasil menunaikan tugasnya membawa baki bendera merah putih dengan baik dan lancar.

“Syukur Alhamdulillah, saya merasa bersyukur, senang, dan bangga. Bersama teman-teman Paskibraka lainnya, kami berhasil melaksanakan prosesi pengibaran bendera dengan sukses dan lancar,” ungkap Sri Mulyani saat ditemui di Hotel Helios usai pelaksanaan upacara.

Meski terlihat tenang saat bertugas, Sri Mulyani mengaku sempat merasa cemas menjelang upacara.

“Sebelumnya sempat ada rasa takut karena tugas ini cukup berat. Saya waswas jika tidak berhasil menjalankannya dengan baik,” ujarnya jujur.

Namun, setelah prosesi selesai tanpa hambatan, perasaan lega dan bangga langsung menyelimuti dirinya. Ia pun kembali mempersiapkan diri untuk melanjutkan tugas berikutnya bergabung bersama teman-temannya dalam penurunan bendera pada sore harinya.

Baca Juga :  Tim Tunas Muda Deklarasikan Dukung "BerAmal"

“Kami optimis semua bisa berjalan dengan baik. Kami tetap semangat dan terus mengupayakan yang terbaik sebagai Paskibraka Kabupaten Bone,” tambahnya penuh tekad.

Sri Mulyana diabadikan bersama keluarga

Kebanggaan tak hanya dirasakan Sri, tetapi juga menyelimuti kedua orang tuanya. Muhammad Izhak, sang ayah, tak kuasa menyembunyikan rasa harunya.

“Tentu kami juga merasa waswas, tapi Alhamdulillah anak-anak Paskibraka, termasuk anak saya, bisa menjalankan tugas dengan sangat baik. Kami merasa bersyukur, terharu, dan bangga. Ini juga berkat doa semua pihak,” ucapnya penuh syukur.

Kisah Sri Mulyani menjadi contoh inspiratif tentang tekad, keberanian, dan semangat juang generasi muda. Di balik seragam putih dan topi pet berlogo Garuda, ada kerja keras, doa, dan harapan yang tumbuh dari desa, mengabdi untuk negeri. (Sugi)

Berita Terkait

HIMATER UNIM Bone dan HIMAPTEK UMSI Gelar Abdi Desa, Ajarkan Ini Untuk Masyarakat Padatuo
Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Satbrimob Sulsel Gelar Kejuaraan Menembak Kapolda Cup XI
Mahasiswa KKN Unhas Luncurkan “Bulucenrana Smart Village Center”, Dorong Transformasi Desa Berbasis Digital
Pemkab Bone Salurkan Seragam Sekolah Gratis, Kepala SDN 187 Tompobulu: Terima Kasih Pemerintahan Beramal
Mengurai Manajemen Aksi dan Psikologi Massa: Saat Mahasiswa Diajak Menelaah isu Beasiswa KIP dan Praktik Uang Palsu UIN Alauddin Makassar.
Polda Sulsel Gelar Uji Kompetensi Kapolsek Urban, Promosi Jabatan Berbasis Kompetensi dan Merit Sistem
Dari Kultur HMI hingga Bersama Menuju Gelar Doktor : Kiprah Jumrah dan Mukhawas Mengabdi di Uniasman
WIB Desak Keterbukaan Dana CSR, DPRD Bone Minta Tim Pengawas dan Perbup Segera Dibentuk
Berita ini 133 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:25 WITA

HIMATER UNIM Bone dan HIMAPTEK UMSI Gelar Abdi Desa, Ajarkan Ini Untuk Masyarakat Padatuo

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:15 WITA

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Satbrimob Sulsel Gelar Kejuaraan Menembak Kapolda Cup XI

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:26 WITA

Pemkab Bone Salurkan Seragam Sekolah Gratis, Kepala SDN 187 Tompobulu: Terima Kasih Pemerintahan Beramal

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:29 WITA

Mengurai Manajemen Aksi dan Psikologi Massa: Saat Mahasiswa Diajak Menelaah isu Beasiswa KIP dan Praktik Uang Palsu UIN Alauddin Makassar.

Senin, 13 Juli 2026 - 22:26 WITA

Polda Sulsel Gelar Uji Kompetensi Kapolsek Urban, Promosi Jabatan Berbasis Kompetensi dan Merit Sistem

Berita Terbaru

Opini

Hitung-hitungan Ekonomi di Balik Kasus Korupsi

Minggu, 19 Jul 2026 - 13:47 WITA

Opini

Saat Manusia Lebih Sibuk ‘Tampak’ daripada ‘Menjadi’

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:29 WITA

Opini

Ketika Realitas Desa Melampaui Fiksi Eka Kurniawan

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:15 WITA