Polres Bone Ungkap Kasus Narkoba, Tujuh Orang Diamankan, Empat Dinyatakan Tak Terlibat Peredaran

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 22:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM – Satuan Reserse Narkoba Polres Bone yang dipimpin IPTU Adityatama Firmansyah, S.Tr.K., berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dalam operasi yang berlangsung di Jalan Manurunge, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Jumat (2/5/2025) pukul 15.00 WITA lalu.

Dalam operasi ini, tujuh orang diamankan yakni ER, WY, ZA, AK, YY, AR, dan HZ. Dari hasil pemeriksaan awal, ER ditetapkan sebagai tersangka utama karena kedapatan memiliki sabu. WY disebut sebagai penjual sabu milik ER, sedangkan ZA adalah pihak yang menyerahkan barang haram tersebut kepada ER.

AK, YY, dan AR, yang berada di lokasi saat penggerebekan, disebut tidak mengetahui aktivitas narkoba. Mereka datang atas permintaan ER untuk membantu memindahkan barang-barangnya karena rencana pindah rumah.

Baca Juga :  Fokus Menangkan BerAMAL, Yasir Mahmud Ingatkan Kader Gerindra Ikuti Perintah Partai

Setelah mengamankan ER, polisi melakukan pengembangan. Berdasarkan pengakuan ER, sabu itu dibeli dari ZA. Dalam pengembangan tersebut, polisi melakukan penyamaran dan berpura-pura sebagai pembeli. ZA akhirnya datang ke lokasi bersama HZ yang memboncengkannya karena tidak memiliki kendaraan. ZA kemudian berhasil diamankan.

IPTU Adityatama menegaskan bahwa seluruh orang di lokasi kejadian dibawa ke Mapolres Bone untuk pemeriksaan awal, sesuai prosedur standar.

“Tidak semua yang kami amankan dan bawa ke Mapolres adalah tersangka,” jelasnya.

Menurutnya, pengamanan awal dilakukan untuk lima alasan utama: memastikan identitas, menentukan keterlibatan, mengamankan saksi potensial, mencegah gangguan saat penangkapan, serta mengembangkan bukti lebih lanjut. Tindakan ini, lanjut Adityatama, dilakukan dengan tetap mengacu pada Pasal 76 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang memberi kewenangan kepada polisi untuk mengamankan seseorang hingga 3 x 24 jam, dan dapat diperpanjang jika dibutuhkan.

Baca Juga :  768 Pasang Adu Strategi di Domino Bupati Cup II Luwu Utara, Perebutkan Hadiah Ratusan Juta

Hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa AK, YY, AR, dan HZ tidak terkait dengan peredaran sabu dan tidak terlibat dalam transaksi. Namun, hasil tes urine keempatnya menunjukkan positif narkoba. Mereka pun diserahkan ke Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone untuk menjalani assessment dan penanganan lebih lanjut guna menentukan apakah perlu menjalani rehabilitasi.

“Penanganan dilakukan sesuai hukum dan prosedur yang berlaku, kami tidak akan menahan seseorang tanpa bukti permulaan yang cukup,” tutup IPTU Adityatama. (*/iwn)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA